Blog Post

Apa Itu Kas Perusahaan?

Kas Perusahaan Mengatur Keuangan Pandemi

GAPURAOFFICE – Hai sobat Gapura! Menurut Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), kas merupakan sebuah investasi yang bisa bersifat sangat Liquid (lancer), memiliki jangka pendek dan bisa menggunakan cepat dijadikan kas pada jumlah eksklusif tanpa menghadapi resiko atas perubahan nilai yang signifikan.

Lebih lanjut, IAI mengungkapkan bahwa kas terdiri menurut saldo kas (cash on hand), rekening giro atau setara kas. Dengan arti lain, kas merupakan aktiva perusahaan yang berbentuk uang tunai (uang kertas, uang logam, wesel, cek dan lainnya) yang dipegang perusahaan ataupun disimpan di bank dan dapat digunakan buat kegiatan generik perusahaan.

Setelah kita mengetahui pengertian kas perusahaan, kita juga harus mengetahui karakteristik kas perusahaan dan jenis kas perusahaan.

Karakteritstik Kas Perusahaan

Di dalam akuntansi, kas adalah aktiva lancar yang sifatnya paling likuid. Karena sering mengalami mutasi. Kas memiliki karakteristik eksklusif yang membedakannya dengan aset lain pada perusahaan.

Adapun beberapa karakteristik kas adalah sebagai berikut :

  • Kas merupakan aset perusahaan yang paling likuid.
  • Kas dapat digunakan sebagai standar pertukaran yang paling umum.
  • Kas dapat digunakan sebagagi basis perhitungan dan pengukuran.

Jenis Kas Perusahaan

Kas di dalam perusahaan dapat dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan peruntukannya. Adapun jenis kas di dalam perusahaan adalah sebagai berikut :

  • Petty Cash (Kas Kecil).

Kas kecil adalah kas berupa uang yang disediakan oleh perusahaan untuk membayar pengeluaran-pengeluaran yang jumlahnya relatif kecil dan tidak ekonomis jika dibayarkan dengan menggunakan cek. Metode pencatatan kas kecil ada 2 yaitu :

  1. Metode Imprest (Metode Dana Tetap).

Metode pengisian dan pengendalian kas kecil, dimana jumlah kas kecil selalu tetap dari waktu ke waktu. Karena pengisian kembali kas kecil akan sama dengan jumlah yang telah dikeluarkan.

2. Metode Fluktuasi.

Metode pencatatan dan pengendalian kas kecil, dimana jumlah kas kecil akan selalu berubah sesuai dengan pengeluaran, penerimaan dan penambahan kas kecil. Pada sistem ini, pengelola kas kecil melakukan pencatatan pada buku kas kecil untuk setiap pengeluaran maupun penambahan dana kas kecil yang akan dijadikan dasar untuk diposting ke perkiraan-perkiraan buku besar.

  • Kas Di Bank.

Kas di bank adalah uang perusahaan yang berada di rekening suatu bank. Biasanya, digunakan untuk pengeluaran yang jumlahnya relatif besar dan tidak mungkin diberikan secara langsung dalam transaksi karena jumlah nya yang besar dan rawan dari segi keamanannya. Kas di bank ini selalu berhubungan dengan rekening koran dari bank untuk perusahaan.

  • Pelaporan Kas.

Meskipun pelaporan kas dapat langsung dilakukan, tetapi terdapat masalah juga dalam pelaporan kas. Adapun masalah yang berhubungan dengan pelaporan kas ini dibagi menjadi beberapa bagian, yakni :

1. Cash Equivalents.

Cash equivalents, atau biasa disebut setara kas, adalah kelompok aset perusahaan yang memiliki maturity kurang dari tiga bulan. Setara kas ini akan sangat bermanfaat saat digunakan pada kondisi ekonomi yang sedang susah, tidak stabil. Adapun contoh dari setara kas ini adalah Surat Hutang Negara (SHN) dan Treasury Bill.

2. Restricted Cash

Restricted cash merupakan kas yang sengaja disisihkan untuk kewajiban di masa depan yang jumlahnya signifikan.

  • Bank Overdrafts

Bank overdrafts adalah perusahaan mengeluarkan cek yang nilainya lebih besar dari saldonya di bank. Sebagai contoh Perusahaan Maju Sejahtera mengeluarkan cek sebesar Rp 120 juta. Padahal saldo rekening Maju Sejahtera di bank hanya sebesar Rp 100 juta. Maka Rp 20 juta yang ada masuk ke hutang jangka pendek.

Nah, bagi Anda yang saat ini sedang merintis bisnis, dan Anda ingin sewa Virtual Office atau mengurus Izin Usaha, khususnya di wilayah Jakarta dan Tangerang, Anda juga dapat sewa kantor virtual di Gapura Office atau Virtual Officeku, dan dapatkan penawaran paket yang menarik.

Virtual Office yang ada di kami lebih mudah untuk dijangkau oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Dan yang patut untuk dicermati dengan baik adalah, dengan sewa kantor virtual di Gapura Office pastinya Anda akan lebih hemat biaya yang cukup banyak.

Selain itu, layanan sewa Virtual Office di Virtual Officeku juga memiliki lingkungan yang sangat kondusif, dan tentunya akan meningkatkan produktifitas tim kerja Anda untuk bekerja secara maksimal.

Biaya sewa kantor atau gedung? Sudah pasti terpotong. Lalu biaya air, listrik, telepon dan internet? Sudah pasti juga turut terpangkas. Dan masih banyak biaya lainnya yang juga bisa terpangkas dengan penggunaan jasa sewa kantor secara virtual.

Lalu, apakah ada keuntungan lainnya jika menggunakan jasa sewa di Gapura Office? Pastinya ada, selain pemangkasan biaya, Anda juga bisa dapatkan beberapa keuntungan lainnya seperti fitur room meeting secara fisik. Dimana ruangan ini terdapat di lokasi-lokasi yang sangat strategis dan pastinya akan sangat mudah dijangkau oleh para karyawan dengan kendaraan pribadi maupun dengan kendaraan umum. Dan kapasitasnya pun cukup memadai.

Lalu, bagaimana jika ada klien yang ingin menghubungi? Hal tersebut juga biasanya sudah teratasi, karena Gapura Office juga memberikan jasa penjawab telepon yang profesional. Panggilan masuk dari calon klien atau rekan bisnis akan langsung diteruskan ke nomor telepon yang sudah terdedikasi untuk pihak perusahaan masing-masing. Pastinya interaksi dengan klien maupun rekan bisnis tidak akan terabaikan dengan fitur tersebut.

Jadi, bagi Anda yang tertarik untuk sewa Virtual Office Jakarta, maka Anda dapat mempercayakannya pada Virtual Officeku. Untuk informasi lebih lanjut, bisa Anda peroleh melalui website official kami di https://www.virtualofficeku.co.id/.