Blog Post

Biaya Pengurusan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)

Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)

GAPURAOFFICE – Hai sobat Gapura! Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) memiliki hubungan erat dalam suatu perusahaan. Untuk itu, SIUP dan TDP ini wajib dimiliki ketika Anda mendirikan Perusahaan (PT).

Pada artikel kali ini, kami Gapura Office atau Virtual Officeku akan membahas tentang Biaya Pembuatan SIUP serta TDP, pengertian, dan juga yang lainnya. Namun, sebelum membahas lebih lanjut, perhatikanlah penjelasan berikut ini.

Untuk kategori Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) perusahaan, memiliki pengaruh besar dalam kegiatan bisnis Anda. Sebagai contoh, saat mengikuti suatu tender, pihak penyelenggara akan melihat jenis kategori SIUP perusahaan Anda. Apakah SIUP besar, menengah, atau kecil.

Dengan demikian, indikator kesanggupan suatu perusahaan dalam melaksanakan perkerjaan dapat dilihat dari Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) tersebut.

Pengertian SIUP dan TDP

Pengertian SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)

Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) adalah surat izin yang diberikan kepada pengusaha yang ingin melaksanakan usaha perdagangan. Usaha perdagangan yang dimaksud adalah, transaksi atau jual beli jasa atau barang, sewa secara berkelanjutan dengan adanya imbalan.

Setiap usaha yang berhubungan dengan perdagangan di Indonesia, maka wajib untuk memiliki SIUP. Dan setiap 5 tahun sekali, SIUP wajib untuk didaftar ulang.

Kategori SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)

  • SIUP Kecil (Rp 50 Juta > Modal = Rp 500 Juta).
  • SIUP Menengah (Rp 500 Juta > Modal = Rp 10 Miliar).
  • SIUP Besar (Modal >  Rp 10 Miliar).
  • SIUP Mikro.

Catatan: Modal tersebut tidak termasuk bangunan tempat usaha dan tanah.

Pengertian TDP (Tanda Daftar Perusahaan)

Setiap perusahaan yang berkedudukan dan menjalankan kegiatan usaha di wilayah Indonesia, maka wajib untuk mendaftarkan perusahaannya, kecuali yang sudah diatur dalam Permendag Nomor 37/M-DAG/PER/9/2007.

Jenis perusahaan yang wajib memiliki TDP adalah PT (PT lokal, PMA), CV, Firma, Usaha Perorangan, dan bentuk usaha lainnya (BUL).

Adapun masa berlaku Tanda Daftar Perusahaan (TDP) adalah 5 tahun, dan wajib untuk diperpanjang sebelum 3 bulan dari masa berlaku habis.

Mungkin ada dari Anda yang masih bertanya-tanya mengenai besaran Biaya Pembuatan SIUP dan TDP yang dibutuhkan. Nah, jika Anda menggunakan Biro Jasa Perizinan, maka biaya yang dikeluarkan bisa berbeda-beda, tergantung kebijakan dari Biro Jasa tersebut.

Berikut ini kami akan mengulas tentang biaya yang dibutuhkan untuk pembuatan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP).

Biaya Pembuatan SIUP dan TDP

Berbicara tentang biaya, tentunya bisa berbeda-beda. Apakah Anda menggunakan Biro Jasa atau tidak. Jika Anda menggunakan Biro Jasa kami untuk mendapatkan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP), maka biaya pengurusan SIUP yang dikeluarkan adalah Rp 1 Juta, dengan waktu pengerjaan dua (2) minggu hari kerja.

Biaya Pembuatan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).

Nah, setelah Anda mengetahui biaya pembuatan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) serta berbagai persyaratan yang dibutuhkan untuk mengurus SIUP dan TDP, maka kini akan lebih memudahkan Anda untuk melakukan persiapan.

Anda hanya perlu untuk melakukan segala persiapan dengan matang. Mulai dari persiapan biaya hingga berbagai dokumen yang dibutuhkan untuk bisa mengurus Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP).

Tak hanya itu saja, kami juga menyediakan layanan sewa Virtual Office dan Coworking Space yang terdapat di beberapa lokasi di Jakarta dan sekitarnya, yang dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan Hubungi Kami, dan dengan senang hati kami akan melayani Anda.