Blog Post

FIX! Ekonomi Indonesia Masuk Resesi

Ekonomi Indonesia Sri Mulyani

GAPURAOFFICE – Hai sobat Gapura! Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, memastikan bahwa ekonomi nasional resesi pada kuartal III-2020. Menurut para ekonom, kondisi tersebut akan berdampak pada pelemahan daya beli hingga Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Meski begitu, para ekonom menilai Indonesia masih belum akan menghadapi ancaman depresi ekonomi. Depresi ekonomi sendiri dapat dikatakan sebagai situasi yang lebih buruk bila dibandingkan dengan resesi.

“Kalau depresi, saya melihatnya memang belum ya, karena depresi itu kan proses perlambatan atau pertumbuhan ekonomi yang minus dalam hitungan tahun. Kita kan sejauh ini masih berada dihitungan kuartal.”, kata Ekonom Center of Reform on Economics (CORE), Yusuf Rendi Manilet, Selasa (22/9/2020).

Namun pihaknya memperkirakan ekonomi Indonesia masih akan negatif di kuartal IV nanti, yakni di kisaran minus 1,5 persen sampai minus 3 persen.

“Nah, adapun di kuartal keempat kami melihat memang beberapa asumsi yang kami tetapkan itu sudah mulai akan mendorong pertumbuhan ekonomi ke arah yang lebih baik. Hanya saja, dorongan ini memang belum mampu menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang positif di kuartal keempat.”, jelasnya.

Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Eko Listiyanto, juga menilai Indonesia belum akan terperosok ke jurang depresi ekonomi.

“Ya, kalau sampai depresi saya rasa belum ya.”, sebutnya.

Eko menjelaskan, ekonomi suatu negara dapat dikatakan depresi jika tumbuhnya negatif di atas 18 bulan sampai 36 bulan atau 3 tahun. Jadi, kalau misalnya resesi terjadi terus-menerus tapi kurang dari 18 bulan, belum bisa dikatakan depresi.

“Terus ukuran kedua, depresi itu biasanya minusnya itu sampai double digit. Kalau di Amerika itu bisa sampai 15 persen. Jadi ini kan kita minusnya masih single digit lah kemarin -5 persen (kuartal II).”, tambahnya.

Terlepas dari isu ekonomi di atas, bagi Anda yang saat ini tengah merintis usaha startup, pastinya Anda harus memutar otak bagaimana bisa memangkas pengeluaran selain juga tetap bisa menjalankan perusahaan dengan baik. Nah, solusi terbaiknya tentunya dengan menggunakan jasa sewa Virtual Office dari Gapura Office atau Virtual Officeku.

Virtual Office yang ada di Gapura Office lebih mudah untuk dijangkau oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Juga patut untuk dicermati dengan baik, bahwa dengan pemakaian kantor virtual di Gapura Office pastinya Anda akan lebih hemat biaya yang cukup banyak.

Biaya sewa kantor atau gedung? Sudah pasti terpotong. Lalu biaya air, listrik, telepon dan internet? Sudah pasti juga turut terpangkas. Dan masih banyak biaya lainnya yang juga bisa terpangkas dengan penggunaan jasa sewa kantor secara virtual.

Lalu, apakah ada keuntungan lainnya dengan menggunakan jasa sewa di Gapura Office ini? Pastinya ada, selain pemangkasan biaya, Anda juga bisa dapatkan beberapa keuntungan seperti bekerja lebih efektif.

Gapura Office juga memberikan fitur room meeting secara fisik. Dimana ruangan ini terdapat di lokasi-lokasi yang sangat strategis dan pastinya akan sangat mudah dijangkau oleh para karyawan dengan kendaraan pribadi maupun dengan kendaraan umum. Dan kapasitasnya pun juga biasanya terbilang cukup memadai

Lalu, bagaimana jika ada klien yang ingin menghubungi? Hal tersebut juga biasanya sudah teratasi, karena Gapura Office juga memberikan jasa penjawab telepon yang profesional. Panggilan masuk dari calon klien atau rekan bisnis akan langsung diteruskan ke nomor telepon yang sudah terdedikasi untuk pihak perusahaan masing-masing. Pastinya interaksi dengan klien maupun rekan bisnis tidak akan terabaikan dengan fitur tersebut.

Jadi, bagi Anda yang tertarik untuk sewa Virtual Office Jakarta, maka Anda dapat mempercayakannya pada Virtual Officeku. Untuk informasi lebih lanjut, bisa Anda peroleh melalui website official kami di https://www.virtualofficeku.co.id/.