Blog Post

GAPURA, Jasa Pembuatan PT di Jakarta

Pembuatan PT Pendirian PT Izin Usaha Membeli Bisnis

GAPURAOFFICE – Hai sobat FintekAsia! Siapa saja berhak untuk merintis bisnis yang dikehendakinya. Terlebih, saat ini prosedur untuk mendirikan perusahaan baru, sebut saja salah satunya Perseroan Terbatas (PT), semakin mudah. Bahkan, tanpa bantuan calo sekalipun, Anda tidak akan menemuai kesulitan yang berarti dalam pengurusannya.

Ya, pemerintah memang sudah menjamin kemudahan bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk memulai bisnis secara legal dan profesional.

Adapun langkah-langkah dalam pembuatan PT di antaranya :

1. Mempersiapkan Data Pendirian PT

  • Nama PT.
  • Tempat dan Kedudukan PT.
  • Maksud dan Tujuan PT.
  • Struktur Permodalan PT.
  • Pengurus PT.

2. Membuat Akta Pendirian di Notaris

Akta Pendirian PT tidak harus dibuat oleh Notaris yang bertempat kedudukan sama dengan tempat kedudukan PT. Namun bisa menggunakan Notaris mana saja, asalkan telah memperoleh SK pengangkatan, disumpah, dan terdaftar di Kemenkumham.

3. Pengesahan SK Menteri Pendirian PT

Setelah dibuat Akta Pendirian PT, Notaris akan mengajukan pengesahan badan hukum atas PT kepada Menteri Hukum dan HAM. Lalu Menteri akan mengeluarkan Surat Keputusan pengesahan badan hukum PT, sehingga PT tersebut telah lahir sebagai badan hukum yang diakui oleh Negara.

Akibat PT telah menjadi badan hukum, maka PT dianggap sebagai suatu subjek hukum baru, yang memiliki hak dan kewajiban yang melekat selamanya.

Salah satu kewajiban tersebut di antaranya adalah harus memiliki nomor pajak dan kewajiban untuk lapor pajak.

4. Mengurus Domisili Kelurahan

Domisili Kelurahan menerangkan tentang di mana alamat PT berada.
Dan karena izin domisili dikeluarkan oleh Kelurahan, maka pengaturan izin domisili diatur oleh masing-masing pemerintah daerah.

5. Mengurus NPWP di Kantor Pajak

Menurut Wikipedia, Nomor Pokok Wajib Pajak biasa disingkat dengan NPWP adalah nomor yang diberikan kepada Wajib Pajak (WP) sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya.

NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) terdiri atas 15 digit, 9 digit pertama merupakan kode wajib pajak dan 6 digit berikutnya merupakan kode administrasi.

6. Mengurus Izin Usaha

Tujuan dari mendirikan perusahaan adalah melakukan kegiatan komersil atau dengan kata lain melakukan kegiatan usaha untuk mencari keuntungan.

Dalam menjalankan kegiatan usaha tersebut, setiap perusahaan harus memiliki izin usaha

SIUP adalah Surat Izin untuk bisa melaksanakan usaha perdagangan dan jasa. Di mana bidang-bidang usaha perdagangan dan jasa yang bisa dipilih ditentukan oleh masing-masing pemerintah daerah.

7. Mengurus TDP (Tanda Daftar Perusahaan)

Menurut Wikipedia, TDP adalah daftar catatan resmi yang diadakan menurut atau berdasarkan ketentuan undang-undang atau peraturan-peraturan pelaksanaannya, dan memuat hal-hal yang wajib didaftarkan oleh setiap perusahaan serta disahkan oleh pejabat yang berwenang.

TDP diatur oleh UU 3/1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan. Pasal 5 ayat (1) menyatakan bahwa “Setiap perusahaan wajib didaftarkan dalam Daftar Perusahaan”.

8. Memiliki Sertifikat BPJS Ketenagakerjaan

Khusus syarat pendirian PT di Jakarta Selatan, ketika mengurus SIUP dan TDP di Walikota Jakarta Selatan, maka harus melampirkan sertifikat BPJS Ketenagakerjaan.

Nah, jika Anda tidak ingin ribet melakukan langkah di atas, serahkan pada kami Gapura Office atau Virtual Officeku, khususnya warga Jakarta dan sekitarnya.

Kami sudah terbukti memberikan layanan terpercaya dan berkualitas. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan Hubungi Kami.