Blog Post

GAPURA, Jasa Pendirian CV Jakarta

Pendirian CV Perizinan Usaha

GAPURAOFFICE – Hai sobat Gapura! Sebelum mengetahui bagaimana cara mendirikan CV, kita harus mengetahui apa itu CV terlebih dahulu. Persekutuan Komanditer atau Comanditer Vennotscap (CV) merupakan salah satu bentuk usaha bukan badan hukum yang menjalankan perusahaannya dengan salah satu atau beberapa orang yang bertanggung jawab secara aktif dan tanggung renteng, dan pihak lainnya sebagai pelepas uang.

Persekutuan Komanditer merupakan firma ditambah sekutu komanditer. Sedangkan Sekutu Komanditer adalah sekutu pasif yang tidak mengurus persekutuan. Perannya hanya sebagai pemberi modal dan tanggung jawabnya terhadap hutang Persekutuan hanya sebesar modal yang diberikan.

Kemudian, sebagai komplemen, pihak lainnya adalah sekutu komplementer, yang merupakan sekutu aktif yang bertanggung jawab menjalankan dan mengurus perusahaan.

Meskipun komanditer dikatakan sekutu pelepas uang, namun sekutu komplementer tetap diwajibkan untuk memberikan pemasukan kepada perusahaan baik berwujud uang, barang, keahlian, atau tenaga.

Pengaturan CV sebenarnya telah diatur di KUHD, namun diselipkan di tengah pasal-pasal mengenai firma. Karena memang CV merupakan bentuk firma secara khusus. Pengaturan tersebut diatur dalam Pasal 19, 20, dan 21 KUHD.

Keuntungan Mendirikan CV

1. Dalam CV Tidak Ada Modal Minimal Yang Harus Dibayarkan

Modal dalam mendirikan CV, biasanya dapat diperoleh dari para pendiri sebagai persekutuan aktif ataupun para persekutuan pasif. Modal yang dapat dimasukkan tidak terpatok jumlah minimal, karena tidak terikat badan hukum negara.

Modal berapapun, memungkinkan Anda untuk segera mendirikan CV. Hal ini tentu berbeda dengan PT, ada sejumlah uang minimal Rp 50 Juta yang harus dimiliki jika ingin PT tercapai. Tak heran, jika CV lebih dijadikan pilihan para pengusaha dengan skala kecil.

2. CV Memiliki Sistem Pengambilan Keputusan Lebih Cepat

Birokrasi dalam PT biasanya lebih rumit daripada CV, dan hal itu berlaku untuk pengambilan keputusan. Untuk sebuah keputusan, ada Rapat Umum Pemegang Saham yang harus dilakukan. Namun, berbeda dengan CV, karena si pendiri yang menjadi pengambil keputusan utama, biasanya keputusan mendadak sekali pun bergantung pada pengurus CV.

Rapat dapat dilakukan jika memang perlu, tetapi untuk menjalankan perusahaan, biasanya pihak yang menjadi pengurus inilah yang diserahi kewajiban penuh.

Bahkan, para persekutuan pasif biasanya hanya menanamkan modal mereka tanpa memiliki kewajiban untuk mengurus secara langsung maupun terlibat dalam kepengurusan CV tersebut.

3. Pajak Yang Mudah dan Tidak Bertele-Tele

Disebabkan bukan merupakan perusahaan dengan badan hukum, maka pajak untuk CV juga tidak serumit PT. Pajak yang dibayarkan hanya merupakan laba dari CV. Sedangkan laba akhir tahun pun hanya dikenai satu kali pajak.

Bahkan, laba yang diterima oleh pemilik CV bukanlah digolongkan objek PPh. Inilah mengapa mengurus pajak CV biasanya lebih mudah.

Pastikan legalitas perusahaan Anda. Gapura Office atau Virtual Officeku hadir bagi warga Jakarta dan sekitarnya untuk memenuhi kebutuhan jasa pendirian CV. Kami terdiri dari tim profesional dan terpercaya.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan Hubungi Kami untuk mendapatkan layanan pengurusan legalitas perizinan dan pendirian perusahaan dengan cepat dan profesional.