Blog Post

Ini Perbedaan Wirausaha dan Wiraswasta

Wirausaha dan Wiraswasta

GAPURAOFFICE – Hai sobat Gapura! Berubahnya perilaku seseorang dalam berbelanja ternyata ikut mempengaruhi cara penawaran produk dan jasa. Pemilik bisnis tidak lagi mengandalkan lokasi fisik untuk menawarkan produk atau jasanya. Mereka memindahkannya ke pasar online (e-commerce) serta media sosial.

Apakah perubahan ini ikut menciptakan perbedaan antara wirausaha dan wiraswasta?

Dengan mencermati fase perkembangan dan penggunaannya, berikut beberapa perbedaan wirausaha dan wiraswasta yang bisa dikenali.

1. Fokus Usaha

Dilihat dari sikap mental dan kemandirian, wirausaha dan wiraswasta memang serupa. Tapi fokus usaha wiraswastawan biasanya sekedar part-time. Sementara fokus usaha wirausahawan menuntut keseluruhan waktu hidupnya.

Contohnya, seorang pekerja kantoran yang punya usaha laundry. Dia bisa disebut sebagai wiraswasta, karena fokus usahanya bukan hanya laundry. Karena masih mendapat upah bulanan dari kantor, usaha laundry yang dia jalankan termasuk dalam jenis usaha part-time.

Jika dia tidak lagi terikat kontrak dan fokus secara full time pada usaha laundry-nya, dia bisa dikategorikan sebagai wirausahawan.

2. Kepemilikan Aset

Aset yang dimaksud di sini mencakup kepemilikan modal uang dan peran mengambil keputusan dalam operasional usaha. Pelaku usaha yang memiliki aset sendiri bisa disebut sebagai wiraswastawan. Sedangkan wirausahawan terlibat secara relatif dalam operasional saja.

Pada perkembangan kekinian, wirausahawan yang punya bisnis perjalanan biasanya berbagi keputusan bersama pemilik saham lain. Wirausahawan seperti ini juga tidak bertanggung jawab penuh pada mekanisme pembayaran upah pekerja.

3. Lingkup Bisnis

Berdasarkan lingkup bisnisnya, seorang pelaku usaha sangat mungkin terlibat dalam lebih dari satu bidang usaha. Misalnya, wirausahawan perjalanan yang menawarkan jasa cetak foto wisata atau jasa homestay di suatu destinasi.

Model keterlibatan dan perluasan bisnis ini relatif tidak dipunyai oleh seorang wiraswasta, selama mereka tidak menginvestasikan pengetahuan bisnisnya pada jenis usaha lain.

4. Rencana Inovasi dan Pengembangan

Jika lingkup bisnis mengacu pada jenis usaha lain, maka rencana inovasi dan pengembangan murni dilakukan untuk usaha yang sudah dijalankan. Sebagian besar wirausahawan telah memiliki pemahaman kuat untuk selalu memperbarui pendekatan bisnis sesuai perkembangan teknologi terbaru.

Hal ini agak berbeda dengan wiraswastawan yang relatif lebih tradisional dan cukup berpuas diri dengan target jangka pendek.

Demikianlah pembahasan tentang perbedaan wirausaha dan wiraswasta, yang akan membantu Anda merancang rencana dan mempersiapkan kesuksesan bisnis secara berkelanjutan.

Nah, bagi Anda yang saat ini sedang menjalankan sebuah usaha atau bisnis tetapi tidak memiliki alamat kantor, bisa diatasi dengan menggunakan jasa Virtual Office.

Dengan menggunakan Virtual Office, Anda bisa menggunakan alamat kantor virtual tersebut untuk mengurus perizinan dan juga sebagai alamat kantor Anda. Dengan memiliki alamat kantor di zona perkantoran, maka bisnis Anda pun akan terlihat lebih profesional.

Salah satu Virtual Office dengan harga terjangkau serta dengan lingkungan yang kondusif yang dapat meningkatkan produktifitas tim kerja Anda untuk bekerja secara maksimal, Gapura Office bisa menjadi pilihan yang tepat.

Fasilitas yang ditawarkan di Gapura Office juga sangat beragam, dan tentunya sangat mendukung usaha Anda berkembang. Tidak hanya internet super cepat, namun juga masih banyak fasilitas ekslusif lainnya untuk para member GAPURA.

Jadi, tunggu apa lagi? Dapatkan kantor Virtual Office impian Anda sekarang juga, dan Hubungi Kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap dan konsultasi GRATIS untuk pendirian usaha Anda.