Blog Post

Syarat Mendapatkan Izin Edar Pangan Olahan RI ML Dari BPOM

Izin Edar BPOM

GAPURA – Hai sobat Gapura! Seberapa penting sih izin edar bagi produk pangan olahan? Ibarat naik kendaraan, kita akan terkena tilang polisi jika tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Sama halnya dengan produk pangan Tanpa Izin Edar (TIE), maka Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) berhak untuk menarik dan memusnahkan produk tersebut.

Izin edar adalah izin untuk obat dan makanan yang diproduksi oleh produsen dan/ atau diimpor oleh importir obat dan makanan yang akan diedarkan di wilayah Indonesia berdasarkan penilaian terhadap keamanan, mutu, dan kemanfaatan.

Namun, pangan olahan produksi dalam negeri maupun hasil impor dari luar negeri memiliki jenis nomor Izin Edar yang berbeda.

Di artikel kali ini, Gapura Office akan membahas mengenai izin edar pangan olahan Luar Negeri atau Makanan Luar (ML) yang bahan bakunya impor.

Pendaftaran Pangan Olahan Luar Negeri dapat dilakukan secara manual maupun secara elektronik. Tentunya, berbagai persyaratan dan kriteria pangan olahan sesuai peraturan BPOM 26/2018 dan Peraturan BPOM 27/2017 tentang Pendaftaran Pangan Olahan.

Persyaratan Pendaftaran Pangan Olahan Hasil Impor

Berdasarkan Pasal 15 ayat 3 BPOM 26/2018 dan Lampiran Persyaratan Peraturan BPOM 27/2017, persyaratan untuk memperoleh Izin Edar Pangan Olahan Hasil Impor adalah sebagai berikut.

Dokumen Administratif, terdiri dari :

1. Hasil sarana audit distribusi.

2. Sertifikat bukti produk memiliki kualitas berstandar internasional yang diterbitkan oleh lembaga berwenang atau terakreditasi seperti sertifikat ISO 22000, sertifikat good manufacturing practice (GMP), atau piagam manajemen risiko.

3. Surat penunjukan dari perusahaan di luar negeri kepada importir atau distributor.

4. Sertifikat kesehatan atau sertifikat bebas jual.

5. Khusus untuk importir minuman beralkohol, harus disertai Surat Izin Usaha Perdangan (SIUP), Angka Pengenal Impor (API) atau Surat Penetapan sebagai Importir Terdaftar (IT).

6. Apabila pendaftaran dilakukan secara elektronik, maka harus melampirkan Akta Notaris Pendirian Perusahaan.

7. Apabila pendaftaran dilakukan secara manual dengan bantuan jasa orang lain, maka harus melampirkan surat kuasa melakukan pendaftaran pangan olahan.

Dokumen Teknis, terdiri dari :

1. Komposisi atau daftar bahan yang digunakan.

2. Proses produksi.

3. Hasil uji laboratorium terbaru atau sertifikat analisis pengolahan pangan untuk kategori pangan olahan berisiko tinggi dan sedang.

4. Informasi tentang masa simpan.

5. Informasi tentang kode produksi.

6. Rancangan label.

7. Foto produk yang menampilkan semua keterangan pada label dengan jelas dan terbaca.

8. Terjemahan label selain bahasa Inggris dari penerjemah tersumpah.

Dengan demikian, perhatikan kriteria dan persyaratan pendaftaran sesuai peraturan perundang-undangan terkait sebelum mendaftarkan produk pangan olahan Anda.

Gapura Office

Nah, bagi Anda yang saat ini ingin mengajukan syarat Izin Edar BPOM RI ML untuk Pangan Olahan Luar Negeri, bisa langsung menghubungi Gapura Office, tempat jasa perizinan resmi dengan proses yang cepat dan mudah.

Gapura Office memberikan pilihan harga pengurusan Izin Edar BPOM RI ML untuk Pangan Olahan Luar Negeri murah, hanya dengan harga mulai dari Rp 25 juta. Sangat terjangkau, bukan?

Jadi, tunggu apa lagi? Segera Hubungi Kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap dan konsultasi GRATIS untuk pendirian perusahaan Anda.

Dan dapatkan layanan pengurusan legalitas perizinan dan pendirian perusahaan Anda dengan cepat dan profesional. Jangan lupa pula untuk mengunjungi Instagram dan Facebook kami juga ya!