Blog Post

Mau Mendaftarkan Hak Paten Merek (HPM)?

Pengurusan Hak Paten Merek

GAPURAOFFICE – Hai sobat Gapura! Brand atau merek sangat lekat dengan masyarakat umum. Misalnya saja, brand Pepsodent untuk pasta gigi atau brand Coca cola untuk minuman. Begitulah fungsi merek, sebagai tanda pengenal dan pembeda.

Bahkan, ada sebagian masyarakat yang memilih untuk membeli barang dengan harga yang mahal karena barang tersebut dianggap lebih “bermerek”.

Meski begitu, sayangnya kesadaran untuk melindungi merek belum dimiliki secara penuh oleh beberapa pelaku usaha. Banyak orang yang enggan mendaftarkan Hak Paten Merek (HPM) mereka dengan alasan harganya yang sangat mahal.

Tetapi jangan khawatir! Karena di Gapura Office, Anda bisa mendaftarkan HPM dengan mudah, cepat, transparan, dan pastinya terjangkau. Semua pelayanan tersebut akan Anda dapatkan hanya dalam satu paket biaya jasa pengurusan Hak Paten Merek (HPM).

Dengan didukung dengan tenaga ahli yang berpengalaman dan profesional, kami akan membantu Anda untuk mendaftarkan Hak Paten Merek dengan mudah.

Keunggulan dari jasa Gapura Office adalah peizinan yang tidak sulit, Izin Usaha yang lengkap, mudahnya mendapatkan perizinan, dan kosultasi hukum pada orang yang ahli.

Jadi, tunggu apa lagi? Legalitaskan brand atau merek Anda hanya di Gapura Office. Dan dapatkan layanan pengurusan legalitas perizinan dan pendirian perusahaan Anda dengan cepat dan profesional.

Silahkan Hubungi Kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap dan konsultasi GRATIS untuk pendirian perusahaan Anda.

Namun, sebelum Anda mendaftarkan Hak Paten Merek (HPM), ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan apabila ingin mendaftarkan HPM.

Berikut hal-hal yang menjadi syarat dan tata cara pengajuan permohonan.

1. Tanggal, bulan dan tahun permohonan.

2. Nama lengkap, kewarganegaraan, dan alamat pemohon.

3. Nama lengkap, alamat kuasa jika permohonan yang diajukan melalui kuasa.

4. Nama negara dan tanggal permintaan merek yang pertama kali dalam hal permohonan diajukan dengan Hak Prioritas.

5. Label merek dengan ukuran paling kecil 2×2 cm dan paling besar 9×9 cm. Untuk pengajuan permohonan online label merek disimpan dalam bentuk digital dengan format JPG.

6. Warna jika merek yang dimohonkan pendaftarannya menggunakan unsur warna.

7. Kelas barang dan/atau kelas jasa serta uraian jenis barang dan/atau jenis jasa.

8. Pembayaran biaya permohonan.

9. Pemohon harus mengisi formulir secara elektronik melalui laman resmi Direktorat Jenderal.

10. Pemohon juga harus mengunggah/upload dokumen jika menggunakan kuasa (Konsultan KI) dan jika ada hak prioritas. Untuk permohonan online, surat penyataan kepemilikan merek dan formulir permohonan pendaftaran akan dihasilkan oleh sistem, pemohon hanya menggungah/ upload dokumen tanda tangan pemohon dan/atau kuasa.

11. Setiap permohonan memuat kelas barang dan/ atau jasa. Kelas barang dan/ atau jasa memuat jenis barang dan/ atau jasa.

12. Permohonan dapat diajukan lebih dari 1 (satu) kelas barang dan/ atau jasa dalam satu permohonan.

13. Ketentuan mengenai kelas barang dan/ atau jasa sebagaimana dimaksud berpedoman pada perjanjian MGS WIPO https://webaccess.wipo.int/mgs/ tentang Klasifikasi Internasional Barang dan Jasa untuk Pendaftaran Merek.

14. Jika merek yang diajukan berupa bentuk 3 dimensi, maka label merek yang dilampirkan dalam bentuk karakteristik dari merek tersebut yang berupa visual dan deskripsi klaim perlindungan.

15. Jika merek yang diajukan berupa suara, label merek yang dilampirkan berupa notasi dan rekaman suara.

16. Jika merek yang diajukan berupa suara yang tidak dapat ditampilkan dalam bentuk notasi, label merek yang dilampirkan dalam bentuk sonogram.

17. Jika merek yang diajukan berupa hologram, label merek yang dilampirkan berupa tampilan visual dari berbagai sisi.

Hanya dengan mengikuti prosedur tata cara serta memenuhi syarat dan ketentuan pendaftaran merek di atas, maka siapa saja dapat dengan mudah untuk mendaftarkan hak atas merek.