Blog Post

GAPURA, Biro Jasa Pengurusan Izin Usaha Restoran dan Kafe Jakarta

Pengurusan Ijin Usaha Restoran

GAPURAOFFICE – Hai sobat Gapura! Tahukah Anda bahwa sebelum mendirikan dan menjalankan bisnis kuliner, maka seorang pengusaha wajib memenuhi syarat perizinan usaha melalui pemerintah. Mengapa perlu izin? Sebab, perizinan yang lengkap tentunya akan menjamin tiga hal bagi usaha Anda, yaitu :

  • Keamanan dan standar yang baik untuk aset, operasional, dan orang-orang yang terlibat.
  • Ketentraman yang berkaitan dengan lingkungan bertetangga dan kegiatan publik.
  • Legalitas.

Jadi, jika saat ini Anda berencana membuka usaha Restoran atau Kafe, maka semua perizinan yang diperlukan tergabung dalam Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP).

Namun, semua tergantung pada di mana Anda hendak mendirikan usaha. Di banyak daerah di Indonesia, kepengurusan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) ini sudah dapat dilakukan di kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang sudah tersedia di tingkat Kecamatan dan juga Kelurahan.

Jadi, semua restoran yang berdiri dan beroperasi di Indonesia, wajib memiliki Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP). Dengan memiliki izin TDUP, maka restoran Anda sudah dapat beroperasi dengan legal atau resmi.

Selain itu, pastikan pula bahwa lokasi usaha restoran Anda memiliki IMB (Izin Mendirikan Bangunan) yang sesuai untuk kegiatan Rumah Makan.

Secara garis besar, berikut tahapan umum perizinan usaha kuliner di Indonesia :

1. Membuat TDUP.

2. Membuat Sertifikat Laik Sehat (SLS) untuk restoran.

3. TDUP dan SLS = Tanda Daftar Perusahaan (TDP) yang sejak akhir 2018 berubah nama menjadi Nomor Izin Berusaha (NIB) berdasarkan PP Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik.

Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) sendiri memerlukan beberapa dokumen yang harus dilengkapi di depan. Adapun dokumen-dokumen yang harus tersedia dan di fotocopy untuk lampiran persyaratannya adalah sebagai berikut :

1. Akta Pendirian dan SK Menteri (jika berbentuk badan usaha PT, CV, atau Firma).

2. Kartu Identitas Pemilik dan Direktur (jika pemilik sekaligus Direktur, maka dihitung satu).

3. NPWP Pemilik dan Direktur (jika sama, maka dihitung satu).

4. Surat Izin Gangguan (HO) dan IMB (Izin Usaha Bangunan) yang sesuai dengan usaha.

5. Dokumen-dokumen legalitas sebagaimana diminta, surat-surat pernyataan.

Adapun dokumen-dokumen legal lainnya dapat berupa tambahan sesuai dengan jenis usaha, skala, dan kondisi bisnis yang diajukan. Misalnya saja, jika usahanya adalah kuliner, maka diperlukan dokumen jaminan kebersihan dan higienis dari Dinas Kesehatan terkait. Namun, jika bisnisnya berskala mikro kecil semisal warung rumahan, maka perlu lampiran surat-surat pengantar dari Dinas setempat.

Begitu pula dengan surat pernyataan. Peruntukan, bunyi isi, serta syarat ketentuannya, bisa saja berbeda antara satu daerah dan daerah lain.

Nah, bagi Anda yang saat ini ingin mendirikan bisnis atau usaha Restoran  dan Kafe, atau sudah memiliki restoran tetapi belum memiliki Izin Usaha, maka Anda dapat mengurus perizinannya di Gapura Office atau Virtual Officeku. Kami merupakan Biro Jasa Perizinan resmi dengan proses yang cepat dan juga mudah.

Kami memberikan pilihan harga pengurusan izin TDUP (Tanda Daftar Usaha Parawisata) murah, hanya dengan harga mulai dari Rp 6 Juta. Sangat terjangkau, bukan?

Jadi, tunggu apa lagi? Wujudkan mimpi Anda memiliki bisnis Restoran atau Kafe impian Anda sekarang juga! Silahkan Hubungi Kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap dan konsultasi GRATIS untuk pendirian perusahaan Anda.

 
×

Hello!

Selamat datang di Virtual Officeku (Gapura Office) silahkan kirim pesan WhatsApp ke kontak yang tersedia di bawah ini atau email ke info@garudaoffice.com untuk informasi lanjut mengenai layanan kami, Terimakasih!

× Live Chat