Blog Post

Pengusaha Startup Wajib Tahu! Ini Pengertian Digital Disruption

Digital Disruption

GAPURAOFFICE – Hai sobat Gapura! Kata ‘Disruption’ sering kali disalahpahami, terutama ketika seseorang tidak mengerti konteksnya, yang dalam hal ini adalah dunia digital. Sebenarnya, kata ‘Disruption’ sendiri berarti penggangu, pengacau, atau biang kerok.

Jadi, secara bebas, arti kata dari ‘Digital Disruption’ adalah sesuatu yang datang setelah era digital dan mengganggu kestabilan bisnis yang tidak menggunakan internet dan teknologi digital sebagai nilai tambahnya.

Istilah Digital Disruption selanjutnya bisa dimaknai sebagai perubahan yang timbul karena Teknologi Digital dan Model Bisnis Digital yang berimbas kepada naik-turunnya nilai bisnis dari sebuah jasa atau barang yang telah ada sebelumnya.

Go-Jek, Digital Disruption Yang Fenomenal di Indonesia

Dengan menggunakan teknologi digital, Go-Jek berhasil merekrut ratusan ribu driver tanpa sepeserpun mengeluarkan uang untuk membeli motor. Apa yang dilakukan Go-Jek tentu saja merubah secara total model bisnis ojek yang sebelumnya tidak dikelola dengan profesional.

Sebelum datangnya Go-Jek, bisnis ojek sendiri sudah lama berjalan. Model bisnis transportasi roda dua seperti ini sangat umum di masyarakat Indonesia. Setiap dari kita pasti mengenalnya, setidaknya 3 orang yang menjadi pengemudi ojek dan minimal pernah sekali dalam seumur hidupnya menggunakan jasa ojek pangkalan.

Namun, apa yang membuat kita berbeda dengan Nadiem Makarim, sang pendiri Go-Jek?

Kita mengalami masalah yang sama saat menggunakan ojek, yakni takut tertipu atau susah mencari saat butuh. Namun, Nadiem memberikan solusi dengan menggunakan teknologi digital dan membangun model bisnis yang sangat berbeda dengan bisnis ojek konvensional.

Untuk itu, Nadiem layak disebut sebagai seorang Digital Disrupter, atau orang yang mampu menggunakan teknologi digital untuk membawa perubahan.

Selain Go-Jek, ada banyak lini bisnis yang mulai didatangi oleh para Digital Disrupter. Di bisnis telekomunikasi ada WeChat atau Line, yang memberikan layanan telepon gratis melalui internet. Di bisnis grosir dan retail, ada Tokopedia dan BukaLapak yang menjual jutaan item tanpa punya stok barang.

Lantas, apakah bisnis Anda aman dari ‘serangan’ Digital Disruption?

Ada sebuah ungkapan yang beredar di kalangan pebisnis, “Hanya ada SATU bos di dunia ini. Dan ia adalah PELANGGAN Anda. Dia bisa memecat semua orang di perusahaan Anda, mulai dari direktur sampai tukang sapu, hanya dengan melakukan satu hal yang sangat sederhana; yaitu dengan membelanjakan uangnya di tempat lain.”

Kesimpulannya, semakin banyak pelanggan Anda yang terhubung ke internet, semakin besar peluang mereka membeli barang dan kebutuhannya di tempat lain. Artinya, kalau tidak secepatnya Anda tangani, maka pangsa pasar bisnis Anda akan semakin turun.

Jadi, kenali pelanggan Anda. Pelajari behaviour mereka. Kalau mereka ‘melek’ internet, segera terapkan strategi digital marketing agar mereka tetap menjadi pelanggan Anda.

Nah, bagi Anda yang saat ini sedang menjalankan sebuah bisnis rintisan atau startup tetapi tidak memiliki alamat kantor, bisa diatasi dengan menggunakan jasa Virtual Office.

Dengan menggunakan Virtual Office, Anda bisa menggunakan alamat kantor virtual tersebut untuk mengurus perizinan dan juga sebagai alamat kantor Anda. Dengan memiliki alamat kantor di zona perkantoran, maka bisnis Anda pun akan terlihat lebih profesional.

Salah satu Virtual Office dengan harga terjangkau serta dengan lingkungan yang kondusif yang dapat meningkatkan produktifitas tim kerja Anda untuk bekerja secara maksimal, Gapura Office bisa menjadi pilihan yang tepat.

Fasilitas yang ditawarkan di Gapura Office juga sangat beragam, dan tentunya sangat mendukung usaha Anda berkembang. Tidak hanya internet super cepat, namun juga masih banyak fasilitas ekslusif lainnya untuk para member GAPURA.

Jadi, tunggu apa lagi? Dapatkan kantor Virtual Office impian Anda sekarang juga, dan Hubungi Kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap dan konsultasi GRATIS untuk pendirian usaha Anda.