Blog Post

Pentingnya Memahami Kualifikasi Usaha Jasa Konstruksi

Usaha Jasa Konstruksi

GAPURAOFFICE – Hai sobat Gapura! Keberadaan usaha jasa Konstruksi sangat mempengaruhi perkembangan suatu daerah. Kebutuhan pembangunan kota yang sifatnya berkelanjutan, membuat penyedia jasa Kontruksi ini selalu dibutuhkan, khususnya oleh pemerintah pusat yang bertanggung jawab akan kemajuan daerah.

Semakin banyaknya usaha jasa Konstruksi, maka akan membuat persaingan semakin ketat. Kemajuan zaman dan cara berpikir masyarakat juga membuat pemilik usaha harus mampu memberikan layanan secara memuaskan, profesional, dan sesuai ekspektasi.

Namun, kelengkapan administrasi sebagai kebutuhan dasar pun tidak bisa dikesampingkan. Dimana sebuah badan usaha jasa Konstruksi yang dinyatakan legal dan memenuhi kompetensi adalah yang memiliki Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK).

Masalahnya, biaya pembuatan Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK) ini relatif besar, dan jika tidak mengetahui cara mengurusnya maka akan memakan waktu cukup lama.

Tak heran banyak bermunculan penyedia jasa Konstruksi yang terus berjalan, meskipun tidak mengantongi izin usaha. Padahal, sebenarnya ada cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkannya dengan lebih hemat dan cepat.

Pentingnya Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK)

Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK) mutlak diperlukan agar sebuah usaha jasa Konstruksi dapat berkembang. Tidak hanya mengerjakan pekerjaan yang kecil dan sederhana, namun sebuah bidang usaha juga harus menyelesaikan banyak proyek untuk menambah pengalaman dan portofolio mereka.

Perusahaan juga memunculkan kesan yang lebih baik, tepercaya, berkompeten, dan bisa diandalkan jika memiliki surat ini. Dengan memiliki dokumen yang lengkap, kesempatan yang didapatkan bidang usaha Anda juga menjadi lebih luas.

Berikut adalah beberapa manfaat yang Anda dapatkan jika memiliki SIUJK.

1. Bisa Mengikuti Berbagai Tender.

Salah satu cara untuk mendapatkan proyek adalah dengan mengikuti tender yang diadakan oleh berbagai instansi, misalnya dari pemerintah. Menurut Permen PU Nomor 04/PRT//2011 Pasal 11, setiap BUJK yang telah memiliki SIUJK berhak mengikuti proses pengadaan jasa Konstruksi. Artinya, untuk mengikuti lelang proyek ini, setiap peserta harus memiliki SIUJK sebagai salah satu kelengkapan administrasinya.

Dokumen asli dan masih berlaku sangat diperlukan agar dapat mengikuti tender secara sah. Ketidak sanggupan menunjukkan SIUJK akan membuat gugurnya kepesertaan sebuah badan usaha pada tender ini.

Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK) juga sangat diperlukan oleh penyelenggara tender untuk melihat apakah usaha jasa Konstruksi Anda sesuai dengan yang mereka butuhkan. Misalnya, proyek yang dilelang pada tender ini terkait pembangunan jalan raya. Jika perusahaan Anda terdaftar dalam bidang Bangunan Sipil dengan salah satu sub bidangnya adalah Konstruksi Jalan Raya, maka besar kemungkinan Anda akan terpilih.

2. Pengurangan Nilai Pajak.

Semua perusahaan yang bergerak dalam bidang Konstruksi, termasuk objek pajak dan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Final Pasal 4 Ayat (2), sebagaimana yang disampaikan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2008.

Pajak tetap dikenakan kepada semua perusahaan, baik yang memiliki sertifikat maupun yang tidak. Hanya saja ada perbedaan pada tarifnya. Bukti kualifikasi yang dimaksud ditunjukkan melalui Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang masih berlaku.

Mengingat SBU merupakan salah satu syarat dalam pembuatan SIUJK, maka keberadaan sertifikat ini memberikan manfaat terkait pengurangan nilai pajak. Biaya pembuatan SIUJK yang ditanggung tidak akan sebanding dengan besarnya pajak yang harus dibayarkan setiap tahunnya jika tidak memiliki izin usaha.

Kualifikasi Usaha Jasa Konstruksi

Ada beberapa tahap yang perlu Anda lakukan sebelum mengurus Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK). Setiap tahap pengurusan dokumen ini harus dilalui karena dibutuhkan dalam prosedur selanjutnya.

Tahapan pertama, Anda memerlukan Sertifikat Keahlian Kerja (SKA) atau Sertifikat Keterampilan Kerja (SKT). Bukti sertifikasi ini selanjutnya diperlukan untuk membuat SBU. Dengan mendapatkan SBU, maka Anda sudah bisa membuat SIUJK.

Namun sebelumnya, Anda juga harus memahami kualifikasi usaha jasa Konstruksi yang Anda miliki, apakah termasuk usaha Kecil (K), Menengah (M), atau Besar (B). Hal ini diperlukan karena mempengaruhi kelengkapan dokumen dan besaran biaya yang diperlukan.

Berikut penjelasan lebih detail untuk masing-masing kualifikasi yang dimaksud.

1. Kualifikasi Kecil (K)

Usaha jasa konstruksi berukuran kecil dibagi kembali menjadi 3 pengelompokan menurut kemampuannya.

K1 :

  • Memiliki nilai proyek Rp 0 sampai Rp 1 miliyar.
  • Maksimal memiliki 4 sub bidang dengan 2 kategori yang berbeda.
  • Minimal ada 1 tenaga kerja dengan SKT tingkat 3.
  • Badan usaha berbentuk Koperasi, Firma, CV, atau PT.

K2 :

  • Memiliki nilai proyek Rp 0 sampai Rp 1,75 miliyar.
  • Maksimal memiliki 6 sub bidang dengan 2 kategori yang berbeda.
  • Minimal ada 1 tenaga kerja dengan SKT tingkat 3.
  • Badan usaha berbentuk Koperasi, Firma, CV, atau PT.

K3 :

  • Memiliki nilai proyek Rp 0 sampai Rp 2,5 miliyar.
  • Maksimal memiliki 8 sub bidang dengan 3 kategori yang berbeda.
  • Minimal ada 1 tenaga kerja dengan SKT tingkat 1.
  • Badan usaha berbentuk Koperasi, Firma, CV, atau PT.

Kualifikasi Menengah (M)

Usaha Jasa Konstruksi dengan kualifikasi menengah, terdapat dua pengelompokan menurut kemampuannya.

M1 :

  • Memiliki nilai proyek Rp 0 sampai Rp 10 miliyar.
  • Maksimal memiliki 10 sub bidang dengan 4 kategori yang berbeda.
  • Minimal ada 2 tenaga kerja dengan SKA Ahli Muda.
  • Badan Usaha bisa berbentuk Koperasi atau PT.

M2 :

  • Memiliki nilai proyek Rp 0 sampai Rp 50 miliyar.
  • Maksimal memiliki 12 subbidang dengan 4 kategori yang berbeda.
  • Minimal ada 2 tenaga kerja dengan SKA Ahli Madya.
  • Badan usaha bisa berbentuk koperasi atau PT.

 Kualifikasi Besar (B)

Untuk usaha jasa konstruksi berukuran besar, juga terdapat dua pengelompokan menurut kemampuannya.

B1 :

  • Memiliki nilai proyek Rp 0 sampai Rp 250 miliyar.
  • Maksimal memiliki 14 sub bidang dengan 4 kategori yang berbeda.
  • Minimal ada 2 tenaga kerja dengan SKA Ahli Madya.
  • Badan usaha berbentuk PT.

B2 :

  • Besar nilai proyek tidak terbatas.
  • Subbidang usaha juga tidak terbatas.
  • Minimal ada 2 tenaga kerja dengan SKA Ahli Madya.
  • Badan usaha berbentuk PT Penanaman Modal Asing (PMA).

Memilih Biro Jasa Pengurusan SIUJK Jakarta

Biro Jasa Pengurusan SIUJK sangat banyak, bahkan hampir ada di setiap kota. Memilih Biro Jasa Pengurusan SIUJK yang tepercaya dan berkompeten memang tidaklah mudah.

Umumnya, Biro Jasa Pengurusan SIUJK akan memberikan gambaran tentang langkah-langkah yang harus dilakukan oleh perusahaan untuk mendapatkan izin bagi usaha yang baru dibangun. Biro Jasa yang baik juga akan berusaha memberikan layanan yang sama-sama menguntungkan bagi kedua pihak. Biro Jasa yang sudah memiliki jam terbang tinggi pastinya juga tidak akan mempertaruhkan nama baiknya dengan bekerja secara tidak profesional.

Izin perusahaan adalah dokumen penting yang harus disiapkan secara serius untuk mendapatkan hasil terbaik. Untuk pengurusan API, SBU, SIUJK, pendirian PT, CV, PMA, pengurusan SIUP, surat Keterangan Domisili Usaha, dan dokumen lainnya, serahkan kepada Biro Jasa Pengurusan SIUJK yang jelas.

Banyaknya perusahaan yang sudah menjadi klien Biro Jasa tersebut juga menunjukkan bahwa Biro yang akan dipilih memahami mekanisme dan prosedur pengurusan izin dengan cepat. Memilih Biro Jasa yang sudah berpengalaman dan terbukti kinerjanya adalah langkah tepat.

Serahkan pengurusan izin kepada Gapura Office atau Virtual Officeku yang telah melayani banyak klien. Banyak keuntungan yang akan didapatkan oleh perusahaan ketika menggunakan jasa pengurusan SIUJK dari Gapura Office. Salah satunya adalah tidak akan dipusingkan dalam mengikuti semua prosedur yang ada.

Dengan adanya Biro Jasa Perizinan seperti Gapura Office ini, Anda tidak perlu lagi cemas akan biaya pembuatan SIUJK. Setelah mengantongi izin usaha, tidak perlu lagi khawatir jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada jasa Konstruksi Anda. Hal ini dikarenakan SIUJK menjadi bukti bahwa usaha Anda berada dalam perlindungan dan pengawasan hukum, sehingga layak mendapatkan hak beroperasi.

Perusahaan hanya tinggal menyiapkan dokumen yang diperlukan untuk mengurus SIUJK seperti fotocopy NPWP perusahaan, fotocopy KTP Direktur Utama Perusahaan tersebut, foto kantor perusahaan, dan persyaratan lain yang sudah disebutkan sebelumnya.

Demikianlah beberapa hal penting yang harus diketahui dalam memahami kualifikasi usaha jasa Konstruksi. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk Anda. Untuk informasi lebih lanjut silakan Hubungi Kami, dan dengan senang hati kami akan melayani Anda.

×

Hello!

Selamat datang di Virtual Officeku (Gapura Office) silahkan kirim pesan WhatsApp ke kontak yang tersedia di bawah ini atau email ke info@garudaoffice.com untuk informasi lanjut mengenai layanan kami, Terimakasih!

× Live Chat