Blog Post

Syarat Mendaftar Mendirikan Perusahaan Fintech di Indonesia

Perusahaan Fintech Startup Fintech

GAPURAOFFICE – Hai sobat Gapura! Seperti diketahui, perkembangan Fintech (Financial Technology) di Indonesia semakin pesat. Hal ini terbukti dengan munculnya banyak perusahaan startup berbasis Fintech beberapa tahun terakhir ini.

Bahkan, perusahaan-perusahaan Fintech mulai menempati bagian besar di industri startup Indonesia. Perusahaan-perusahaan tersebut didominasi oleh perusahaan-perusahaan startup dengan potensi besar.

Akibat perkembangan Fintech yang diprediksikan akan terus naik ini, maka Bank Indonesia (BI) sebagai pemegang otoritas sistem pembayaran terus mensinergikan beberapa kepentingan melalui beberapa peraturan.

Dan dengan adanya beberapa peraturan yang bermunculan demi mendukung berjalannya industri Fintech di Indonesia, maka Anda juga kini bisa memasuki industri ini dengan aman.

Nah, untuk dapat mendaftar menjadi salah satu perusahaan Fintech di Indonesia, Anda dapat mempersiapkan beberapa persyaratan seperti berikut ini :

1. Form registrasi berdasarkan peraturan No.77/POJK.01/2016, ditandatangani oleh Direktur.

2. Akta Pendirian Perusahaan dan Amandemen (jika ada) yang telah diakui oleh institusi pemegang otoritas berdasarkan hukum.

3. Daftar nama pemegang saham dan pemilik yang diuntungkan.

3. Curriculum Vitae (CV) Dewan Direktur, Komisioner, dan Pemegang Saham (memiliki setidaknya 20 persen saham) berdasarkan dari lampiran POJK No.77/POJK.01/2016, bersamaan dengan pas foto ukuran 4×6, fotocopy kartu identitas (KTP), NPWP, dan laporan keuangan (termasuk yang terbaru).

4. Fotocopy NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak).

5. Daftar nama pemegang saham dengan saham yang kurang dari 20 persen.

6. Surat domisili yang dikeluarkan oleh institusi berwenang.

7. Bukti kesiapan untuk membangun bisnis aktif berhubungan dengan sistem elektronik.

8. Bukti minimum modal Rp 1.000.000.000.

9. Surat pernyataan rekonsiliasi yang berhubungan dengan hak dan kewajiban pengguna (sesuai dengan format oleh POJK).

10. Memiliki SDM yang memiliki latar belakang sistem informatika.

11. Memiliki setidaknya 1 Direktur dan 1 Komisioner, dengan pengalaman setidaknya 1 tahun di bidang industri.

Selesai! Kini Anda sudah bisa memasuki bisnis di industri Fintech. Dengan adanya berbagai regulasi dan dukungan penuh dari Bank Indonesia, maka bisnis Fintech ini tidak perlu diragukan lagi keamanannya.

Nah, jika Anda tertarik ingin menjadi pengusaha dan memiliki perusahaan sendiri, namun merasa repot dan tidak ada waktu untuk mengurusnya, maka Anda dapat menggunakan jasa pendirian perusahaan di Gapura Office.

Dengan menggunakan jasa kami, Anda tidak perlu repot dan membuang-buang waku Anda. Karena kami akan memproses perizinan usaha bisnis Anda dengan cepat dan profesional.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera Hubungi Kami untuk mendapatkan layanan pengurusan legalitas perizinan dan pendirian perusahaan Anda secara cepat dan profesional.