Blog Post

Tips Membangun Startup Digital

Perkembangan Startup Membangun Startup Digital

GAPURAOFFICE – Hai sobat Gapura! Merintis sebuah startup memang perkara mudah. Siapa saja bisa membangun startup digital. Namun, hal yang sulit adalah menjaga agar startup itu terus berkembang. Bisa dibilang, berkembang adalah kunci agar bisnis bisa bertahan dan terus eksis.

Meski begitu, mengembangkan startup memiliki tantangan yang sedikit berbeda dengan bisnis kebanyakan. Nah, pada artikel kali ini Gapura Office akan mengupas secara lengkap cara membangun startup digital.

Tips Membangun Startup Digital

Seperti yang disebut sebelumnya, membangun startup adalah perkara mudah. Meski begitu, bukan berarti hal itu bisa dilakukan asal-asalan. Ketika Anda memiliki pondasi kuat waktu membangun startup, ada kemungkinan besar startup yang dibuat bisa bertahan lama.

1. Temukan Ide Bisnis

Jika Anda ingin membangun sebuah startup, pastikan ide bisnis yang Anda punya memiliki potensi untuk menyelesaikan masalah sosial. Untuk itu, cobalah mulai cari ide dari lingkungan sekitar Anda.

Perhatikan, hal apa yang seringkali menganggu masyarakat sekitar. Dari situ coba Anda telisik dan cari beberapa kemungkinan solusinya. Dengan visi bisnis semacam ini, ada kemungkinan besar startup Anda bisa bertahan lama. Sebab, orang-orang membutuhkan solusi terhadap masalah yang ada.

2. Buat Rencana Bisnis

Business plan adalah hal wajib yang harus Anda miliki. Sebab, rencana bisnis membuat strategi pemasaran menjadi lebih konkret. Begitu pula dengan rencana jangka panjang dan target capaian.

Namun, selain memuat hal-hal yang sifatnya rencana, business plan memiliki manfaat yang lebih praktis. Dokumen ini bisa mempermudah Anda untuk mendapatkan pinjaman dana dan sokongan investasi. Hal ini karena rencana bisnis bisa menunjukkan seberapa prospek sebuah startup.

3. Cari Sumber Dana

Meski startup tergolong sebagai bisnis yang idealis, bukan berarti soal urusan dana tidak penting. Bisnis tetaplah bisnis. Anda membutuhkan dana untuk memberi penghargaan ke orang-orang yang bekerja kepada Anda, membayar kebutuhan bulanan, serta berinovasi untuk mengembangkan bisnis.

Umumnya, ada enam sumber dana yang bisa digunakan untuk membiayai startup. Keenam sumber dana tersebut, yaitu simpanan pribadi dan kredit, dana teman dan keluarga, pendanaan perusahaan, investasi personal, bank, dan crowdfunding.

4. Temukan Orang Yang ‘Sepemikiran’

Di masa awal membangun startup, dengan siapa Anda berdiskusi menjadi hal krusial dalam proses ke depannya. Orang-orang yang memiliki visi serupa akan membantu Anda di proses awal ini.

Mereka tidak harus menjadi orang yang selalu setuju dengan semua yang Anda pikirkan. Sepemikiran di sini berarti orang-orang itu memiliki visi yang sama untuk membangun startup. Jadi, mereka bisa saja memiliki pendekatan dan insight yang berbeda. Hal inilah yang harus Anda syukuri, karena mereka bisa menyumbang ide dan inovasi untuk memperbaiki startup.

Di masa awal terbentuknya startup, jangan lupa untuk berdiskusi dengan pengacara, akuntan, dan penasihat finansial. Ketiga orang ini akan sangat membantu Anda menetapkan pondasi kuat untuk bisnis ke depan. Baru setelah itu, rekrut orang-orang yang kreatif dan memiliki passion untuk ikut mengembangkan bisnis digital Anda.

5. Bangun Keberadaan Offline dan Online

Ketika startup sudah terbangun, tentunya Anda menginginkan usaha Anda eksis dan diketahui banyak orang. Untuk itulah, membangun keberadaan offline dan online menjadi suatu hal yang teramat esensial.

Untuk keberadaan offline, sudah pasti Anda membutuhkan kantor. Desainlah kantor yang nyaman untuk semua talent Anda. Sediakan berbagai fasilitas yang mendukung kebutuhan kerja.

Nah, untuk keberadaan online, jangan lupa untuk memiliki website dan terus aktif di beberapa channel media sosial.

6. Jaga Hubungan Dengan Konsumen

Pengusaha baru biasanya sibuk menjaring konsumen baru. Terkadang mereka lupa pentingnya mempertahankan konsumen hingga menjadi loyal. Karena faktanya, upaya promosi untuk pelanggan baru lebih besar modalnya dibandingkan promosi untuk konsumen loyal.

Maka dari itu, jangan lupakan memasukkan loyalty card atau sistem poin ke sistem perusahaan Anda. Siapkan juga inovasi-inovasi baru agar pelanggan Anda terus kembali menggunakan produk atau jasa Anda.

7. Jangan Menyerah

Meski terdengar klise, tapi Anda akan sangat membutuhkannya di masa depan. Bisnis bukan matematika. Di bisnis, 1+1 bisa sama dengan 2, 3, 0, -1 atau berapa pun.

Bisnis memang sering kali berhubungan dengan angka. Tapi tidak ada rumus pasti yang menjamin bisnis tersebut bisa sukses. Begitu pula bila Anda menggelontorkan dana dalam jumlah banyak, juga tidak akan menjamin Anda bisa menggandakan keuntungan.

Maka dari itu, anggaplah bisnis sebagai seni. Kadang insting, intuisi, dan emosi juga memegang peranan penting dalam mempertahankan bisnis. Kadang bisnis bisa maju pesat, stagnan, dan melemah. Bila sudah begitu, ingat mantranya: Jangan menyerah!

Nah, berbicara soal startup, bagi Anda yang saat ini sedang merintis usaha atau startup dan sedang mencari Virtual Office atau Coworking Space dengan harga terjangkau serta lingkungan yang kondusif dan dapat meningkatkan produktifitas tim kerja Anda untuk bekerja secara maksimal, Gapura Office bisa menjadi pilihan yang tepat.

Fasilitas yang ditawarkan di Gapura Office juga sangat beragam, dan tentunya sangat mendukung usaha Anda berkembang. Tidak hanya internet super cepat, namun juga masih banyak fasilitas ekslusif lainnya untuk para member GAPURA.

Jadi, tunggu apa lagi? Dapatkan kantor Virtual Office impian Anda sekarang juga, dan Hubungi Kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap dan konsultasi GRATIS untuk pendirian usaha Anda.