Blog Post

Tips Membuat Nama Perusahaan (PT)

Nama Perusahaan

GAPURAOFFICE – Hai sobat Gapura! Menentukan nama perusahaan adalah persiapan awal ketika Anda ingin mendirikan sebuah Perseroan Terbatas (PT). Sistem pendaftaran nama perusahaan ini bisa dilakukan secara online, sehingga tidak akan ada nama perusahaan yang sama satu dengan lainnya.

Untuk itu, persiapkanlah Nama PT Anda seunik mungkin agar langsung diterima sebagai nama perusahaan Anda.

Nah, salah satu persyaratan penting dalam mendirikan PT adalah memberikan nama badan hukum tersebut. Memang terdengar mudah, namun pada kenyataannya banyak dari pelaku usaha yang kebingungan saat harus merangkai nama untuk perusahaannya.

Untuk memudahkan dalam pencarian nama perusahaan, sangat penting untuk memperhatikan berbagai persyaratan yang ditetapkan Pemerintah dalam pemberian nama PT. Sebagai pendukungnya, berikut ini beberapa tips yang bisa diterapkan.

1. Nama Terdiri Atas Tiga Suku Kata Bahasa Indonesia

Nama PT atau PT PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) harus menggunakan Bahasa Indonesia yang terdiri atas tiga suku kata.

Penting untuk diketahui, dalam pemberian nama perusahaan harus mengikuti standar dari KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) dan menggunakan alphabet latin. Pelaku usaha tidak diperkenankan untuk memakai angka, huruf, atau gabungan huruf yang membentuk kata.

Sebagai antisipasi bila terjadi penolakan saat pengajuan pendaftaran nama PT, maka sangat disarankan untuk menyiapkan tiga nama perusahaan. Pastikan ketiga nama tersebut tetap mengikuti aturan yang sudah dijelaskan di atas.

Apabila Anda ingin menyertakan bahasa asing di dalamnya, maka harus diubah sesuai dengan ketentuan kata serapan dalam Bahasa Indonesia. Contohnya, kata ‘Telecommunication’, maka harus diubah menjadi Telekomunikasi. Contoh lainnya, kata ‘Financial’, maka harus diubah menjadi Finansial.

Namun, aturan tersebut hanya berlaku untuk Perseroan Terbatas Lokal (PMDN). Namun tidak berlaku bagi perusahaan asing atau PT PMA (Penanaman Modal Asing). Khususnya terkait dengan kewajiban penggunaan Bahasa Indonesia untuk penamaan perusahaannya.

2. Nama PT Mencerminkan Tujuan Bisnis

Nama PT harus sesuai dengan bidang bisnis yang digeluti. Sebagai contoh, bila nama perusahaan mencantumkan kata ‘Transportasi’, berarti memang bergerak dalam dunia penyedia jasa transportasi. Apabila nama perusahaannya mencantumkan kata ‘Jasa’, berarti memang bidang usaha yang dijalani sebagai penyedia jasa.

Ketentuan ini tidak sembarangan diwajibkan, karena memiliki dasar hukum yakni Pasal 5 UU Nomor 43 Tahun 2011. Pada peraturan tersebut dijelaskan kalau Nama PT harus sesuai dan juga mencerminkan kegiatan usahanya.

3. Mengikuti Peraturan Yang Berlaku

Tidak boleh sembarangan dalam memberi nama perusahaan. Anda harus mengikuti berbagai norma yang berlaku di masyarakat, seperti norma kesopanan dan norma kesusilaan.

Oleh karenanya, penamaan PT tidak diperbolehkan mengandung unsur negatif, seperti pornografi, SARA, atau kebencian atas budaya Indonesia dan bisa memicu pertentangan di masyarakat atau bertentangan dengan ketertiban umum.

4. Dilarang Menggunakan Nama PT Lain Yang Sudah Resmi Digunakan

Penggunaan nama perusahaan yang sama dengan yang sudah terdaftar resmi sangatlah terlarang. Meskipun domisili perusahaan dan bidang usahanya berlainan, namun bila ada kesamaan terhadap nama perusahaan lain, sudah pasti pengajuan pendaftaran perusahaan dengan nama bersangkutan akan ditolak oleh sistem dari Kemenkumham (Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia).

Untuk itu, sangat penting untuk melakukan pengecekan terlebih dahulu nama perusahaan yang akan Anda ajukan. Hal ini untuk memastikan belum ada pihak lain yang menggunakannya.

Jika Anda melanggar ketentuan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah terkait dengan penamaan perusahaan, maka sudah pasti hanya akan mendapatkan penolakan atas pengajuan namanya.

Jadi, Anda tidak akan bisa memaksakan kehendak untuk menggunakan nama perusahaan sesuai keinginan Anda apabila nama tersebut sudah digunakan secara resmi oleh perusahaan lain.

Nah, agar tidak menghabiskan waktu dan tenaga, sangat dianjurkan untuk menyiapkan tiga nama perusahaan sekaligus. Jadi, kalau pengajuan pertama ditolak, Anda masih bisa mengajukan nama kedua. Dan bila masih ada penolakan juga, maka masih bisa mengajukan nama perusahaan ketiga. Begitu seterusnya, sampai akhirnya pengajuan pendaftaran nama perusahaan Anda diterima.

Aturan terkait pelarangan nama perusahaan yang sama, pastinya demi kebaikan pemilik badan hukum tersebut. Kalau terdapat nama perusahaan yang sama, bisa saja berpengaruh besar terhadap citra usaha Anda. Resiko plagiat, pemalsuan produk, dan sebagainya bisa saja menimpa perusahaan.

Bila Anda merasa kesulitan dalam penentuan atau pemilihan nama perusahaan, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga ahli atau pakar hukum terkait dengan pendirian perusahaan. Dengan demikian, Anda bisa dibantu untuk pengecekan nama perusahaan yang diinginkan.

Hubungi penyedia jasa pendirian perusahaan terpercaya yang bisa membantu Anda dalam pemilihan nama perusahaan. Sekaligus membantu dalam pengajuan pendaftaran namanya secara sah di mata hukum. Dengan bantuan tersebut tentunya semakin meringankan beban dalam proses pendirian perusahaan Anda.

Itulah sedikit ulasan mengenai bagaimana merangkai nama perusahaan (PT). Nah, salah satu jasa pendirian CV dan PT dapat membantu mengurus aspek legalitas usaha baru Anda adalah Gapura Office atau Virtual Officeku.

Gapura Office ini adalah salah satu jasa pembuatan CV dan Virtual Office terpercaya di Indonesia yang menyediakan jasa lengkap dalam pembukaan bisnis baru. Mulai dari pembuatan PT dan CV murah, hingga pengurusan Akta Notaris dan surat-surat lainnya.

Tidak hanya itu saja, Gapura Office atau Virtual Officeku juga menyediakan layanan sewa Virtual Office yang terdapat di beberapa lokasi di Jakarta dan Tangerang yang dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa Anda peroleh melalui website official kami di https://www.virtualofficeku.co.id/.