Tips Mudah Membuat Start Up

GAPURA – Berkembangnya istilah start up sebenarnya bukan baru-baru ini saja, namun sudah sejak lama setelah domain dot com mulai populer di masyarakat.

Istilah start up mulai menjamur tepatnya sejak akhir tahun ’90-an, meski kala itu start up sebenarnya adalah kata lain dari “bisnis rintisan”.

Namun, karena datangnya bersamaan dengan teknologi internet dan website kala itu, akhirnya keduanya pun dikenal sebagai sebuah perpaduan.

Sekitar awal tahun 2000-an, pergeseran makna ‘start up’ di dunia bisnis akhirnya mengalami pergeseran arti. Jika dulu start up disebut untuk semua bisnis yang baru saja berjalan, namun saat ini arti bisnis start up adalah sebuah usaha yang baru berjalan tetapi sudah menerapkan inovasi teknologi untuk menjalankan core business-nya dan memecahkan sebuah masalah di masyarakat. Sehingga memiliki sifat disruptive di dalam sebuah pasar/ industri yang sudah ada atau bahkan menciptakan sebuah industri baru

Kini, kata ‘start up’ pun menjadi semakin familiar di dunia entrepreneur.

Pengertian Start Up

startup

Apa itu start up? Start up sendiri merupakan sebuah bentuk bisnis rintisan yang biasanya bergerak dibidang teknologi. Misalnya adalah start up ­e-commerce, start up fintech, atau start up game.

Tak hanya bergerak di ranah website saja, namun dengan perkembangan teknologi sekarang ini, start up juga mulai merambah di aplikasi mobile.

Tips Membuat Start up

1. Carilah Masalah Yang Anda Temui dan Anda Rasakan Dalam Kehidupan Sehari-hari

Sejatinya, cara membuat start up itu mudah, asalkan dengan satu premis utama bahwa start up yang akan Anda kembangkan adalah sebuah bisnis rintisan yang mampu memberikan solusi pada masyarakat. Atau kalau memang produk serupa telah ada sebelumnya di tempat lain, namun kurang memberi solusi.

Dan mengingat perkembangan teknologi yang semakin pesat, begitu juga dengan masalah-masalah baru yang akan muncul, maka di sinilah peran start up hadir, dengan membantu memberikan alternatif baru untuk menyelesaikan masalah.

Oleh karena itu, Anda dapat memulai memikirkan konsep start up Anda dari apa yang Anda rasa ‘masalah’ dan butuh diselesaikan dengan bantuan teknologi.

2. Carilah Co-Founder Dari Lingkungan Anda Terlebih Dahulu

Setelah memiliki ide, carilah seseorang untuk membangun start up bersama Anda. Hal ini sangat penting di fase awal membangun sebuah start up saat dibangun dari 0 (nol), karena Anda tidak dapat menjalankan start up dengan sendirian.

Anda dapat mencari seorang co-founder dari lingkungan terdekat Anda terlebih dahulu. Entah itu dari teman atau orang yang Anda kenal saat bertemu di sebuah event start up.

3. Mengembangkan Produk Yang Dibuat

Selanjutnya adalah mengembangkan produk yang ingin Anda buat. Pengembangan produk ini meliputi bagaimana produk Anda dapat memberi manfaat bagi masyarakat, atau bagaimana layanan purna-jual diberikan.

Tak hanya itu, juga bagaimana sebuah produk ini mampu bertahan ketika produk serupa dari pesaing hadir. Dan bagaimana produk ini bisa memberikan peluang baru ke depannya.

4. Menaksir Harga dan Memperkenalkan Produk

Sebuah start up tentunya bertujuan untuk menghasilkan profit. Berbeda dengan konsep sociopreneurship yang bertujuan sosial.

Maka, tentu akan ada beberapa pot dana yang harus disediakan atau diproyeksikan akan didapatkan dari produk tersebut.

5. Mintalah Feedback Dari Konsumen

Dalam membangun start up, tentu tidak bisa lepas dari feedback user startup Anda. Pasalnya, Anda harus terus memahami apa yang diminta dan dibutuhkan oleh audience Anda.

Dengan cara ini, Anda akan terus membangun start up Anda dengan customeroriented yang mempunyai kesempatan besar untuk memiliki customer yang loyal terhadap start up Anda.

6. Membangun Relasi dan Berkolaborasi

Untuk terus bisa survive dan sustainable, apalagi jika Anda benar-benar membangun start up dari nol, Anda membutuhkan relasi dengan cara terus menerus mengembangkan networking Anda. Dengan relasi yang luas, Anda memiliki banyak opsi kesempatan untuk berkolaborasi dengan pihak lain untuk menghasilkan kerjasama yang saling menguntungkan.

Salah satu cara untuk memperluas networking adalah dengan cara bekerja di sebuah coworking space. Di coworking space, Anda dapat bertemu banyak relasi dengan berbagai latar belakang profesi. Mulai dari Founder Startup, Programmer, Freelancer hingga Investor.

Demikianlah cara membuat start up yang berawal dari ide sederhana. Jadi, apakah Anda tertarik untuk memulai start up Anda sendiri?

Nah, jika Anda masih bingung dalam hal izin dan legalitas, kami virtualofficeku.co.id dapat membantu Anda memberikan layanan pengurusan legalitas perizinan dan pendirian perusahaan.

Dengan menggunakan jasa kami, Anda tidak perlu repot dan membuang-buang waku Anda, karena kami akan memproses perizinan Anda dengan cepat dan profesional.

Bila Anda tertarik, Anda dapat Hubungi kami atau kunjungi Instagram dan Facebook kami untuk mendapatkan informasi tentang legalitas dan juga promo-promo dari kami.

Jadi, tunggu apalagi? Segera Hubungi kami untuk mendapatkan layanan pengurusan legalitas perizinan dan pendirian perusahaan Anda dengan cepat dan profesional.