Faktor Yang Mempengaruhi Valuasi Perusahaan

GAPURA OFFICE – Hai sobat Gapura! Di era perkembangan industri saat ini, istilah valuasi perusahaan bagi seorang pebisnis mungkin sudah tidak asing lagi atau bukanlah konsep baru. Meski begitu, tidak sedikit pula para pelaku usaha yang masih awam dengan pengertian valuasi perusahaan.

Valuasi bisa dikatakan adalah sebuah usaha bagaimana perusahaan pemasok barang dan jasa untuk menilai atau mengukur seluruh unsur kegiatan atau manajemen operasi yang berkaitan.

Jadi, valuasi perusahaan penting agar bisa menentukan berapa kisaran nilai jual perusahaan nantinya. Terutama, saat akan ada perusahaan lain yang ingin membeli atau mengakuisisi maupun merger perusahaan.

Pengertian Valuasi

Ada banyak jenis perusahaan yang bisa dijumpai di industri Tanah Air. Namun, kesemuanya memiliki impian yang sama, yaitu bisa sukses dan mendapatkan profit yang maksimal.

Valuasi sendiri merupakan salah satu cara untuk mengukur nilai ekonomis suatu perusahaan agar bisa berkembang lebih maksimal lagi.

Perusahaan ternama atau perusahaan yang sudah memiliki reputasi bagus di mata masyarakat akan semakin tinggi nilai valuasinya. Bahkan, ada pula yang bernilai hingga milyaran dan triliunan rupiah.

Faktor Yang Mempengaruhi Valuasi Perusahaan

Nilai valuasi adalah kunci untuk menjadi perusahaan unggul di tengah persaingan industri. Maka itu, sangat penting untuk diketahui beberapa faktor yang bisa mempengaruhi valuasi perusahaan.

1. Merek atau Branding.

Siapa yang tidak tahu betapa pentingnya brand atau merek bagi perusahaan. Semakin banyak orang yang mengetahui brand atau merek, maka akan semakin tinggi nilai valuasi perusahaan.

Misalnya, ada brand air mineral yang sudah terlanjur melekat di benak masyarakat dan terkenal luas seantero negeri. Oleh sebab itu, sangat sulit menggeser posisi perusahaan ternama seperti ini bagi para kompetitor.

2. Keunikan Perusahaan.

Hal lain yang mempengaruhi valuasi adalah ciri khas atau keunikan perusahaan tersebut. Ada perusahaan yang sangat concern dengan kelestarian lingkungan. Sampai-sampai semua produk yang dihasilkan lebih mudah didaur ulang dan mudah diuraikan oleh tanah.

Tentunya, tidak semua perusahaan memiliki konsep-konsep unik seperti ini, benar? Nah, maka dari itu perusahaan yang punya keunikan atau karakteristik unik akan memperoleh nilai valuasi perusahaan yang lebih tinggi.

3. Manajemen Operasi Yang Baik.

Banyak faktor yang mempengaruhi valuasi, seperti manajemen operasi yang baik. Dari pucuk pimpinan atau C-suite, hingga entry level.

Dengan manajemen operasi yang baik, maka kinerja dan produktivitas perusahaan tentunya akan selalu lancar. Dan hal ini menjadi penilaian atau valuasi perusahaan di mata investor maupun pelanggan.

4. Pendanaan.

Bisnis apapun tentunya membutuhkan pendanaan agar mampu menjalankan kegiatan operasionalnya. Namun, patut diingat bahwa jenis perusahaan yang tidak terlalu mempermasalahkan pendanaan, biasanya justru memiliki nilai valuasi perusahaan yang lebih tinggi.

Dalam hal ini yang dimaksud pendanaan adalah kucuran dana atau bantuan dari investor, pinjaman bank, hutang, dan lain sebagainya. Perusahaan dianggap sudah mampu mendanai bisnisnya sendiri dan kondisi keuangannya cukup bagus. Jadi, perusahaan juga punya nilai valuasi yang bagus.

5. Penjualan Stabil.

Penjualan adalah ujung tombak kesuksesan perusahaan menjalankan bisnisnya. Maka dari itu, jika penjualan bisnis selalu stabil dan kontinyu, maka bisa dipastikan valuasi perusahaan juga lebih terjamin dan tinggi.

Perusahaan dengan penjualan stabil juga mengindikasikan bahwa ia sudah memiliki pelanggan tertentu yang sulit direbut kompetitor. Jadi, investor juga akan berasumsi bahwa perusahaan seperti ini tentunya memiliki prospek yang lebih cemerlang.

Contoh Valuasi Perusahaan

Berikut contoh valuasi perusahaan, agar Anda lebih mudah memahami contoh valuasi perusahaan. Bisa dilihat dari kasus berikut ini :

Diketahui pada sekitar tahun 2014, Facebook telah mengakuisisi WhatsApp dengan nilai valuasi perusahaan sebesar USD 19 miliyar. Akan tetapi, selama proses berjalan, pada akhir kesepakatan, nilai valuasi perusahaan WhatsApp melonjak tajam menjadi USD 22 miliyar. Hal ini mengikuti harga saham WhatsApp yang semakin naik pada sekitar tahun 2016.

Meski lebih mahal, namun Facebook tetap mengakuisisi WhatsaApp. Dan hingga sekarang menjadi salah satu aplikasi pesan instan terbesar di dunia.

Satu hal lagi yang tak bisa diabaikan untuk meningkatkan valuasi perusahaan Anda adalah sistem pembukuan keuangan yang modern, rapi, dan akurat. Untuk itu, gunakanlah software Akuntansi yang banyak ditemui di internet, agar pembukuan lebih cepat dan otomatis untuk meminimalisir kesalahan input manual.

Baca juga: Ciri-Ciri Perusahaan Umum (Perum)

Terima kasih telah berkunjung di website Gapura Office atau Virtual Officeku. Kami adalah perusahaan perizinan usaha yang melayani berbagai pengurusan izin usaha dengan proses cepat tanpa ribet.

Di Gapura Office, Anda bisa dengan cepat dan mudah membuat dokumen-dokumen penting perusahaan. Karena perusahaan kami telah berpengalaman selama bertahun-tahun dan didukung pula oleh tim ahli yang bekerja secara profesional.

Semua pengurusan pastinya akan dilakukan sesuai dengan prosedur, sehingga dapat dilaksanakan dengan baik dan cepat selesai serta dengan hasil yang memuaskan. Kami juga selalu melayani konsultasi selama pengurusan perizinan usaha Anda.

Jika tertarik, Anda bisa langsung menghubungi tim Marketing kami DI SINI untuk konsultasi. Kami memberikan konsultasi GRATIS bagi orang-orang yang ingin mengurus izin usaha menggunakan jasa kami. Kami akan sangat senang bisa membantu Anda!

Ayo langsung hubungi kami untuk konsultasi! So, start your business right bersama Gapura Office!

1 komentar untuk “Faktor Yang Mempengaruhi Valuasi Perusahaan”

  1. Pingback: Ciri-Ciri Perusahaan Umum (Perum)

Komentar ditutup.

PT Garuda Perkasa Putra Angkasa (virtualofficeku.co.id) terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM RI, dengan SK Nomor AHU-0043399.AH.01.01.Tahun 2016