Blog Post

Cara Mengatur Keuangan Usaha

Keuangan Usaha Akta Pendirian Perusahaan

GAPURAOFFICE – Hai sobat Gapura! Mengatur keuangan usaha tentunya sangat berbeda dengan mengatur keuangan pribadi. Dalam usaha, diperlukan pengelolaan keuangan yang baik. Uang pribadi tidak boleh dicampuradukan dengan uang usaha. Jika Anda mencampurnya, maka usaha Anda tidak akan berkembang. Karena modal Anda bisa saja terpakai untuk keperluan pribadi.

Nah, hal itulah yang menjadi penyebab utama mengapa usaha Anda tidak berkembang dengan baik. Untuk itu, pada artikel kali ini GAPURA akan membahas mengenai cara mengatur keuangan usaha.

1. Mengatur Keuangan Usaha Dengan Pembukuan

Jika Anda menginginkan usaha yang cepat berkembang, hal pertama yang harus dilakukan adalah membuat pembukuan keuangan yang baik. Data pemasukan dan pengeluaran harus jelas, rinci, serta ada bukti kwitansi ataupun nota transaksinya. Jangan sampai data yang Anda buat terlewat sedikit pun. Satu saja tidak masuk ke dalam pembukuan, nantinya akan membuat Anda kebingungan.

Lihat saja perusahaan yang maju, pastinya mereka memiliki pembukuan yang sangat baik. Hal seperti itu layak Anda jadikan contoh, dan bisa Anda terapkan pada usaha Anda.

2. Pengecakan Stok Barang Secara Rutin dan Berkala

Usaha yang maju adalah usaha yang alur stoknya jelas dan tidak ada ketimpangan antara kondisi fisik dan data yang Anda miliki. Usaha apapun itu, wajib melakukan pengendalian dan pengecekan stok. Dengan begitu, perkembangan yang ada akan bisa Anda ketahui dan bisa dijadikan sebagai bahan pembelajaran selanjutnya.

Tanpa adanya pengelolaan stok barang yang baik, tanpa Anda sadari usaha Anda akan terus mengalami penurunan, sehingga menyebabkan kerugian. Terlebih lagi, jika Anda sudah memiliki karyawan, Anda wajib mengajarkan kejujuran dan juga tanggung jawab terhadap pengelolaan stok, keuangan dan hal-hal lainnya.

3. Bagian Akunting Sebaiknya Tidak Dicampur Dengan Bagian Pembayaran (Kasir)

Kedua komponen ini seringkali kurang diperhatikan. Padahal pengaruhnya cukup besar terhadap perkembangan keuangan setiap usaha. Kekacauan keuangan biasanya diawali dari kedua komponen ini.

Jika keuangan akunting dicampuradukkan dengan keuangan di kasir, akan mengacaukan keuangan secara keseluruhan. Pasalnya, jika bagian kasir dicampurkan dengan bagian akunting, akan sangat beresiko terjadinya penyalahgunaan dan manipulasi laporan keuangan. Di laporan ada datanya, namun kenyataannya keuangan tidak ada.

Selanjutnya, untuk menutupinya, digunakanlah keuangan kasir, yang penting lolos pengecekan terlebih dahulu. Kebiasaan inilah yang nantinya akan tumbuh dan berkembang, sehingga akan menimbulkan resiko merugi.

Solusi yang paling tepat adalah pisahkan kedua bagian tersebut, dan selalu berpegang teguh dengan kedisiplinan.

4. Mengalokasikan Sebagian Gaji Bulanan Untuk Memperkuat Modal

Bagi Anda yang bekerja sambil menjalankan bisnis, sebenarnya sangat menguntungkan, apalagi kalau dua-duanya bisa berjalan dengan baik, pastinya akan sangat membantu perkembangan usaha Anda. Idealnya, gunakanlah 30 persen dari gaji Anda untuk alokasi penambah modal.

Nah, bagi Anda yang saat ini sedang merintis usaha atau startup dan sedang mencari Virtual Office ataupun Coworking Space dengan harga terjangkau serta lingkungan yang kondusif dan dapat meningkatkan produktifitas tim kerja Anda untuk bekerja secara maksimal, Gapura Office bisa menjadi pilihan yang tepat.

Fasilitas yang ditawarkan di Gapura Office juga sangat beragam, dan tentunya sangat mendukung usaha Anda berkembang. Tidak hanya internet super cepat, namun juga masih banyak fasilitas ekslusif lainnya untuk para member GAPURA.

Jadi, tunggu apa lagi? Dapatkan kantor Virtual Office impian Anda sekarang juga, dan Hubungi Kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap dan konsultasi GRATIS untuk pendirian usaha Anda.