Blog Post

Tips Memulai Usaha Tanpa Harus Meminjam Uang Dari Bank

Memulai Usaha Franchise Jack Ma Membuka Usaha

GAPURAOFFICE – Hai sobat Gapura! Memulai bisnis dan usaha tanpa berhutang apakah bisa? Lalu, dari mana pengadaan modal usaha yang mungkin saja akan sangat besar dan di luar kemampuan Anda?

Sejatinya, banyak sekali orang yang memiliki ide bisnis yang bagus tetapi memiliki keraguan untuk mewujudkannya. Ada banyak yang membuat orang tersebut ragu, salah satunya adalah mereka yang merasa takut mengalami kegagalan dengan kurangnya modal yang tersedia.

Lalu, bagaimanakah dengan urusan modal yang diperlukan?

Nah, di bawah ini telah kami rangkum tips memulai usaha tanpa harus meminjam uang modal usaha dari bank atau lembaga finansial lainnya.

1. Rencana Yang Matang

Untuk memulai usaha dengan modal yang terbatas, Anda perlu memiliki rencana yang benar-benar mantap. Rencana itu tidak hanya berisikan tentang usaha apa yang akan Anda kerjakan, tetapi juga menyangkut seluruh hal yang berkaitan dengan bisnis, harus direncanakan dengan detail dan baik.

Anda harus memastikan bahwa Anda memilih usaha yang berpeluang tinggi untuk bertahan dan berkembang. Anda sebaiknya menghindari memilih usaha yang biasa saja.

Setelah Anda telah memilih usaha apa yang akan Anda kembangkan. Kemudian Anda perlu menentukan juga tempat, waktu, serta bagaimana cara pelaksaannya. Kemudian Anda juga perlu merencanakan pula seberapa besar modal yang Anda butuhkan untuk membuka bisnis Anda tersebut.

Soal siapa yang menjalankan usaha, cara pengelolaan keuangan usaha, dan lain sebagainya juga harus Anda rencanakan secara matang. Semuanya harus direncanakan dengan teliti dan juga seksama.

2. Memanfaatkan Simpanan Anda

Apabila Anda tidak ingin meminjam uang untuk memulai usaha Anda, mungkin Anda perlu memanfaatkan tabungan yang Anda miliki sebagai modal berbisnis.

Tabungan ini dapat Anda gunakan untuk memodali usaha Anda yang berskala mikro atau kecil. Saat Anda menggunakan tabungan Anda, sebaiknya Anda tidak menghabiskannya sekaligus sebagai modal Anda.

Mengapa demikian? Anda perlu menyisihkan uang untuk dana cadangan yang sifatnya adalah untuk berjaga-jaga. Saat usaha Anda sudah mulai berkembang, Anda harus mengembalikan uang tabungan Anda tadi.

3. Menggunakan Sistem Bayar di Muka

Apabila ternyata Anda mempunyai sebuah produk yang banyak diminati, tetapi Anda kekurangan dalam segi modal.

Anda dapat menunjukkan gambar produk terlebih dahulu, kemudian meminta pelanggan Anda membayar DP (uang muka). Setidaknya 50 persen dari keseluruhan harga, agar pembeli tidak melarikan diri setelah memesan barang yang belum siap.

Sistem tersebut dinamakan sistem Pre Order (PO) dan sistem ini sudah umum digunakan. Dengan begini, otomatis Anda telah mendapatkan tambahan modal tanpa harus meminjamnya pada lembaga keuangan.

4. Menyisihkan Pendapatan

Kiat selanjutnya adalah menyisihkan sedikit dari pendapatan Anda untuk menambahkan modal. Kebanyakan para pengusaha menjadi susah untuk mengembangkan usahanya dikarenakan saat mendapatkan keuntungan, ia lupa untuk menyisihkannya.

Dengan begitu, akhirnya si pengusaha terpaksa berhutang untuk mencukupi modalmya. Untuk itu, apabila Anda ingin mengembangkan usaha tanpa berhutang, maka Anda perlu mengambil langkah cerdas untuk mengelola keuangan usaha dengan baik.

Anda perlu setidaknya menyisihkan sebanyak 40 persen dari laba untuk memberi modal tambahan untuk mengembangkannya. Hindari menghabiskan seluruh laba.

5. Mencari Mitra atau Partner Dalam Berbisnis

Apabila usaha Anda telah berjalan, tetapi kemudian di tengah jalan kekurangan modal, maka sebaiknya Anda tidak segera memutuskan berhutang.

Daripada berhutang, alangkah baiknya apabila Anda sudah memahami strategi cara melobi orang dan cermat mencari mitra atau partner usaha. Dengan memiliki partner usaha, otomatis ia berperan menambahkan modal tanpa Anda harus berhutang.

Selain itu, resiko kegagalan pun akan ditanggung bersama. Tetapi satu hal yang perlu Anda tahu ketika berpartner dengan seseorang adalah, hasil usaha atau laba perlu dibagi sesuai usaha/ modal yang dikeluarkan.

Lalu, bagaimana cara membagi laba yang tepat? Tentu saja Anda perlu sistem pencatatan akutansi yang tepat, rinci, dan akurat.

Nah, bagi Anda yang membutuhkan jasa untuk mengurus Izin Usaha di daerah Jakarta dan sekitarnya, dan Anda membutuhkan bantuan untuk legalitasnya, kami Gapura Office atau Virtual Officeku siap membantu Anda.

Gapura Office adalah salah satu konsultan penyedia jasa perizinan dan legalitas yang terpercaya di Indonesia. Dengan proses yang cepat, kami siap membantu Anda membuatkan legalitasnya.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan Hubungi Kami. Dan Anda bisa konsultasi GRATIS untuk pendirian usaha Anda.