
GAPURA OFFICE – Hai sobat Gapura! Dalam dunia usaha, semua merupakan hasil kerja tim. Semua anggota saling bantu dan mendukung demi tercapainya tujuan yang telah disepakati sebelumnya. Namun sayangnya, untuk membuat sebuah tim yang solid dan kompak tidaklah mudah. Karena ada banyak kepala di dalamnya yang pasti punya pemikiran yang berbeda-beda.
Tapi jangan khawatir, karena sesuatu yang sulit bukan berarti tidak bisa dilakukan. Selama Anda tahu cara melakukannya dengan benar, pasti bisa membangun kerja tim yang solid dan efektif. Berikut adalah cara membentuk tim kerja yang baik dalam perusahaan.
Cara Membentuk Tim Kerja Yang Solid Dalam Perusahaan
1. Saling Percaya dan Tanggung Jawab.
Saling percaya antar sesama anggota tim menjadi kunci utama dari solidnya suatu tim kerja. Ketika satu orang mendapatkan satu tugas, maka sebaiknya yang lain benar-benar mempercayakan tugas tersebut padanya, sehingga orang tersebut dapat merasa percaya diri dan lebih fokus.
Namun kepercayaan ini juga harus pula didukung dengan rasa tanggung jawab. Jika saat pekerjaan bisa diselesaikan dengan baik sebagai bentuk tanggung jawab, maka kepercayaan akan terbayar, dan tim yang solid akan terbentuk.
2. Menjalin Komunikasi.
Jadikan komunikasi antar rekan dalam tim berjalan dengan lancar. Dengan begitu, maka akan terbentuk budaya positif yang bisa saling membantu. Misalnya, jika terjadi masalah atau kendala. Tetap berinteraksi dengan tim seputar pekerjaan juga dapat menghindari salah paham.
3. Kegiatan Bonding.
Kegiatan ini biasanya merupakan kegiatan bersama yang dilaksanakan di luar jam kantor. Beraktivitas bersama, terbukti dapat memupuk kekompakan antar anggota tim yang terbentuk. Tak heran, banyak sekali perusahaan yang dengan sengaja mengagendakan aktivitas Bonding ini untuk karyawan yang dimilikinya.
Ketika berkumpul dan beraktivitas bersama di luar kantor, maka setiap anggota tim juga dapat lebih memahami dan menghargai anggota tim lainnya. Rasa toleransi ini akan menumbuhkan simpati dan empati, sehingga ada sense of belonging yang kuat.
4. Kolaborasi.
Tim tanpa kolaborasi mungkin bisa dikatakan “nothing”. Bagaimana bisa sebuah tim akan solid dan efektif tanpa adanya kerjasama? Kolaborasi memungkinkan sharing skills antara anggota tim dengan memberikan kontribusi yang berbeda-beda dari setiap anggota tim pada pekerjaan. Sehingga setiap anggota tim saling melengkapi dalam menyelesaikan misi.
Bekerjasama juga memungkinkan pekerjaan selesai dengan efektif tepat waktu daripada bekerja secara individu. Dan secara tidak langsung, kolaborasi antar anggota tim juga akan tercipta.
5. Profesionalitas.
Profesionalitas jadi syarat mutlak untuk kinerja tim yang efektif dan efisien. Setiap anggota harus mampu mengesampingkan segala permasalahan pribadi dan fokus pada tugas yang dimilikinya. Sehingga secara objektif, pekerjaan yang ditugaskan dapat dilakukan dengan baik dan sesuai standar.
Hal yang sama juga berlaku ketika antar anggota tim memiliki permasalahan pribadi. Permasalahan ini, jika tidak ada sangkut pautnya dengan pekerjaan, harus dikesampingkan demi pekerjaan yang menunggu.
6. Komitmen.
Yang menjadi kunci di sini adalah bagaimana Anda dapat menghadirkan komitmen tersebut pada sebuah tim yang Anda pimpin. Anda bisa memancing terbentuknya komitmen tersebut dengan keterlibatan kerja, keuntungan yang didapat anggota tim jika dapat mencapai visi tim, dan membentuk hubungan yang baik antar anggota.
7. Saling Menghormati dan Menghargai.
Perbedaan pendapat dan perselisihan adalah sebuah hal yang jamak terjadi dalam sebuah tim. Justru dari perbedaan ini, tim akan semakin kaya dengan ide dan pemikiran yang akan memudahkan jalan menuju target yang dicanangkan. Tentu saja, selama masing-masing anggota bisa saling menghormati dan menghargai.
Menghormati pendapat orang lain yang berbeda dan menghargai hak-hak orang lain dalam mengemukakan pendapat. Rasa hormat ini nantinya akan membentuk semacam rantai penghubung yang kuat di antara sesama anggota tim.
8. Evaluasi
Setiap tim memiliki porsi project-nya masing-masing. Setelah dilaksanakan dan selesai, secara berkala perlu dilakukan evaluasi mengenai project yang telah dilakukan. Dengan demikian, maka akan nampak apa saja yang telah dapat dilaksanakan dengan baik dan dapat ditingkatkan, serta apa saja yang sekiranya kurang dan bisa diperbaiki.
Momen evaluasi ini menjadi momen penting. Karena setiap anggota tim dapat mengetahui sejauh mana hasil dari kerja yang dilakukan terhadap target perusahaan.
Perusahaan bak sebuah mobil, untuk berjalan dengan baik maka harus digerakkan pula oleh setiap mesin dengan baik. Tim kerja yang ada, merupakan bagian penggerak perusahaan, sehingga perlu berjalan dengan ritme yang sama, tempo yang sama, serta visi dan misi yang sama. Dengan begitu, maka target perusahaan dapat terpenuhi, atau bahkan mungkin pencapaiannya akan lebih baik.
Baca juga: Cara Mengatasi Sick Building Syndrome Saat Bekerja
Terima kasih telah berkunjung di website Gapura Office atau Virtual Officeku. Kami adalah perusahaan perizinan usaha yang melayani berbagai pengurusan izin usaha dengan proses cepat tanpa ribet.
Di Gapura Office, Anda bisa dengan cepat dan mudah membuat dokumen-dokumen penting perusahaan. Karena perusahaan kami telah berpengalaman selama bertahun-tahun dan didukung pula oleh tim ahli yang bekerja secara profesional.
Semua pengurusan pastinya akan dilakukan sesuai dengan prosedur, sehingga dapat dilaksanakan dengan baik dan cepat selesai serta dengan hasil yang memuaskan. Kami juga selalu melayani konsultasi selama pengurusan perizinan usaha Anda.
Jika tertarik, Anda bisa langsung menghubungi tim Marketing kami DI SINI untuk konsultasi. Kami memberikan konsultasi GRATIS bagi orang-orang yang ingin mengurus izin usaha menggunakan jasa kami. Kami akan sangat senang bisa membantu Anda!
Ayo langsung hubungi kami untuk konsultasi! So, start your business right bersama Gapura Office!
Pingback: Cara Mengatasi Sick Building Syndrome Saat Bekerja